Berita Kutim Terkini
Serahkan Alat Kesenian Kuda Lumping dan Campursari, Ketua DPRD Kutim Minta Budaya Terus Dilestarikan
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur menyerahkan bantuan berupa alat musik kesenian Kuda Lumping dan Campursari kepada se
Penulis: Syifaul Mirfaqo |
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur menyerahkan bantuan berupa alat musik kesenian Kuda Lumping dan Campursari kepada sejumlah paguyuban.
Pemberian bantuan tersebut dilakukan sekaligus pada saat menggelar reses di Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur.
Ketua DPRD Kutim, Joni mengatakan bantuan berasal dari aspirasinya yang sudah dianggarkan sejak tiga tahun yang lalu, namun baru bisa diserahkan pada tahun 2021 ini.
“Peralatan ini sebenarnya dianggarkan sudah tiga tahun yang lalu tapi karena ada berbagai macam gendala seperti defisit, dan bencana Covid-19, jadi baru bisa terealisasi di tahun ini," ujarnya, Minggu (21/11/2021).
Adapun kelompok peguyupan yang mendapatkan bantuan, yakni Paguyuban Wira Anom di Desa Tepian Makmur dan Paguyuban Wira Kencana di Desa Kebun Agung, Kecamatan Rantau Pulung Kabupaten Kutai Timur.
Baca juga: Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman Minta Paguyuban KKS Buat Program Sederhana, Menyentuh Warga
Baca juga: Lestarikan Budaya Tradisional di Rantau Pulung, Ketua DPRD Kutim Bantu Alat Kesenian Kuda Lumping
Keduanya mendapat alat kesenian tradisional Campursari dan alat kesenian tradisional Kuda Lumping.
Selain wujud dukungan terhadap kesenian yang harus terus dilestarikan, pemberian bantuan ini juga merupakan stimulan agar paguyuban dapat terus termotivasi mengembangkan potensi budaya.
“Bantuan tersebut untuk memotivasi anggota kelompok seni agar dapat mengembangkan potensi, meningkatkan prestasi, serta mendorong kreativitas para pelaku kesenian," ucapnya.
Dengan adanya bantuan tersebut, pelaku kesenian diharapkan dapat terus berinovasi tanpa meninggalkan adat dan budaya yang harus terus dipertahankan.
Selain itu, paguyuban seni di Rantau Pulung diminta agar mempertahankan prestasi yang selama ini sudah banyak diraih dan meningkatkan kreativitas untuk menarik lebih banyak lagi peminat budaya.
Baca juga: Sisi Lain Kuda Lumping, Kesenian Unik dari Tanah Jawa, Perihal Asal Usul Pernah Disesalkan Mendikbud
"Saya berharap agar pentas tidak lagi monoton dan membosankan, pekerja seni harus keluar dari zona nyaman," ucapnya.
Dengan adanya peningkatan kreativitas dan kualitas, pelaku seni dapat lebih memaksimalkan kemampuan serta menciptakan karya-karya seni yang menghibur masyarakat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ketua-dprd-kutim-joni-menyerahkan-bantuan-alat-musik-kesenian-kuda-lumping.jpg)