Amalan dan Doa
Amalan-amalan yang Dapat Menerangi dan Meluaskan Kita di Alam Kubur, Menjaga Sholat 5 Waktu
Berikut amalan-amalan yang dapat menerangi dan meluaskan kita di alam kubur, diantaranya menjaga sholat 5 waktu.
TRIBUNKALTIM.CO - Berikut amalan-amalan yang dapat menerangi dan meluaskan kita di alam kubur, diantaranya menjaga sholat 5 waktu.
Adapun kematian pasti akan datang kapan saja tanpa diketahui oleh siapapun.
Allah SWT berfirman,
كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ ثُمَّ اِلَيْنَا تُرْجَعُوْنَ
Artinya: “Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami kamu dikembalikan.” (QS. Al-Ankabut:57)
Sebelum dibangkitkan kembali pada hari kiamat, manusia akan mendapt sanksi di alam kubur bergantung amalannya.
Untuk itu, Islam senantiasa mengajarkan umat muslim untuk menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Karena amalan yang baik akan menemaninya di dalam kubur, menerangi kuburnya, dan meluaskan kuburnya.
Baca juga: Bacaan Doa Agar Cepat Mendapatkan Pekerjaan yang Halal, Bahasa Arab Latin dan Artinya
Baca juga: Jangan Lupa Mengerjakan Adab Bangun Tidur Sesuai Sunnah, Ini Doanya Bahasa Arab, Latin dan Arti
Berikut 4 amalan yang dapat menjadi penerang di alam kubur.
Dalam kitab Syarah Daqoiqul Akhbar, Syekh Abdurrahim bin Ahmad berkata,
قال الفقيه رحمه ﷲ : من اراد ان ينجو من عذاب القبر فعليه ان يلازم اربعۃ اشياء ويجتنب اربعۃ اشياء. اما الاربعۃ التی يلازمها فمحافظۃ الصلاۃ والصدقۃ وقراءۃ القرآن وكثرۃ التسبيح فان هذه الاشياء تضیء القبر وتوسعه. واما الاربعۃ التی يجتنبها فالكذب والخيانۃ والنميمۃ والبول علی البدن.
Seorang ahli fikih berkata: barang siapa yang ingin selamat dari siksa kubur maka dia wajib senantiasa mengerjakan empat perkara dan menjauhi empat perkara. Adapun empat perkara yang wajib dia kerjakan adalah senantiasa menjaga shalat, sedekah, membaca Al-Qur’an dan memperbanyak bertasbih karena sesungguhnya itu semua dapat menerangi dan memperluas kuburnya. Adapun empat perkara yang wajib dijauhi adalah dusta, khianat, adu domba, dan kencing mengenai badan.
1. Menjaga sholat Lima Waktu
sholat adalah tiang agama. Jika sholatnya baik, maka baik pula seluruh amal perbuatannya. Rasulullah SAW bersabda,
وَالصَّلَاةُ نُورٌ وَالصَّدَقَةُ بُرْهَانٌ وَالصَّبْرُ ضِيَاءٌ وَالْقُرْآنُ حُجَّةٌ لَكَ أَوْ عَلَيْكَ
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sholat-tarawih-balikpapan-bic.jpg)