Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Gelar Kongres Munas, Presiden BEM Uniba Harapkan Mahasiswa Responsif Lihat Permasalahan di Sekitar

Kongres Musyawarah Nasional ke-13 Forum Mahasiswa Mesin Indonesia, Kamis (25/11/2021) telah memasuki hari ketiga sejak dibuka Senin kemarin.

Penulis: Aneke Pratiwi | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/ANEKE PRATIWI
Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Balikpapan, Jodi Viki menyampaikan harapannya setelah dilaksanakan kegiatan Kongres Musyawarah Nasional ke-13 Forum Mahasiswa Mesin Indonesia nantinya. TRIBUNKALTIM.CO/ANEKE PRATIWI 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kongres Musyawarah Nasional ke-13 Forum Mahasiswa Mesin Indonesia, Kamis (25/11/2021) telah memasuki hari ketiga sejak dibuka Senin kemarin.

Kongres tersebut merupakan pertemuan besar oleh masing-masing perwakilan organisasi himpunan mahasiswa teknik mesin dalam upaya mengambil keputusan, berdiskusi dan bermusyawarah untuk menentukan arah gerak.

Kegiatan kongres ini dilaksanakan di Gedung Serba Guna KNPI Balikpapan dengan peserta sekitar 300 orang mahasiswa teknik mesin dari 70 instansi se-Indonesia sejak 22-26 November 2021.

Walaupun begitu protokol kesehatan (prokes) tetap diterapkan. Panitia kegiatan mempersiapkan dan memperketat prokes tersebut.

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Balikpapan (UNIBA), Jodi Viki mengatakan tujuan kegiatan ini untuk mewujudkan peran mahasiswa jurusan teknik mesin secara mandiri dan organisasi dalam penguasaan Iptek dan berorientasi pada kepentingan masyarakat Indonesia dan melaksanakan komitmen jati diri.

Baca juga: Rektor Uniba Nilai, tak Ada Solusi Selain Pindah Ibu Kota Negara ke Luar Pulau Jawa

Baca juga: Luluskan 573 Wisudawan, Rektor Uniba Isradi: Mahasiswa Berprestasi Diupayakan dapat Beasiswa

Agenda yang ada dari kegiatan ini di antaranya seminar nasional, Lomba Karya Tulis Ilmiah, Musyawarah Nasional (MUNAS), Pertemuan Mahasiswa Teknik Mesin dan Inagurasi atau Dies Natalis Forum Mahasiswa Mesin Indonesia (FMMI) ke-28 tahun.

“Antusias peserta dalam agenda yang saya lihat sangat bersemangat karena agenda ini 2 tahun sekali terlaksana dan sempat terundur dikarenakan pandemi padahal sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh mahasiswa teknik mesin,” tuturnya kepada TribunKaltim.co.

“Untuk kendala tidak ada sampai hari ini. Kalaupun ada hanya yang didapati di lapangan mungkin itu murni di luar teknik kepanitiaan,” tambahnya.

Dia berharap kegiatan ini berjalan dengan baik untuk menentukan kesiapan diri sebagai mahasiswa dalam upaya menghadapi perkembangan teknologi dan bisa memberikan dampak baik untuk indonesia.

“Dan semoga selepas dari kegiatan ini seluruh mahasiswa teknik mesin tetap solid dan responsif dalam melihat permasalahan-permasalahan yang ada di lingkungan sekitar,” ucapnya berharap. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved