Berita Kaltara Terkini
APBD Kaltara 2022 Disahkan, Wagub Yansen Tipa Padan Janji Tingkatkan PAD
Wakil Gubernur Kaltara, Yansen Tipa Padan, menyampaikan pihaknya akan meningkatkan pendapatan asli daerah
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Wakil Gubernur Kaltara, Yansen Tipa Padan,
menyampaikan pihaknya akan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) di tahun 2022 mendatang.
Menurut Wagub Kaltara, Yansen, masih banyak sektor potensial yang mampu mendatangkan PAD untuk Kaltara seperti halnya sektor pariwisata.
Hal tersebut Ia sampaikan dalam rapat paripurna pembahasan Raperda APBD 2022 di Gedung DPRD Kaltara, Selasa (30/11/2021).
"Pariwisata menjadi sektor peningkatan PAD untuk itu perlu perbaikan fasilitas wisata yang ada di Kaltara," kata Wagub Kaltara Yansen Tipa Padan.
Baca juga: APBD Kaltara 2021 Disetujui Rp 2,3 Triliun, Fokus Penanganan Covid-19
Baca juga: Realisasi APBD Kaltara Masih Aman, Gubernur: Meski Bagus, Saya Minta OPD Tetap Genjot Realisasi
Baca juga: RAPBD Kaltara 2020 Dievaluasi Kemendagri, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie: Kita Mau Cepat Lelang
"Prospek ke depan sangat mungkin kita kembangkan, dan objek wisata tidak harus wisata alam, bagaimana karsa karya masyarakat bisa jadi objek yang menarik seperti kuliner," ujarnya.
"Kalau kita bisa kembangkan alam dan dipadu budaya, saya kira potensi kita ke depan sangat besar, kalau dipromosikan itukan semua orang bisa datang ke sini," tambahnya.
Tak hanya dari pariwisata, Mantan Bupati Malinau ini menyampaikan, pihaknya juga akan mengevaluasi potensi PAD di sektor lainnya.
Selain itu, untuk semakin meningkatkan PAD, pihaknya juga terbuka akan berbagai rencana investasi yang ada di Kalimantan Utara.
Baca juga: Layani 1.396 Penerbangan, Realisasi Sungsibi Ongkos Angkut APBD Kaltara Capai 69,06 Persen
"Yang jelas kita harus evaluasi aneka potensi kita, ada di pertambangan, pertanian, perikanan jadi kita evaluasi potensi kita," katanya.
"Upaya investasi juga terus dilakukan, Pemprov Kaltara membuka investasi di bidang industri dan pembangkit listrik seperti PLTA," terangnya.
"Dan dalam waktu dekat Presiden akan meresmikan pembangunan Green Industrial Park di kawasan KIPI," tuturnya.
Sebagai informasi, rincian besaran anggaran pendapatan dalam APBD 2022 disepakati sebesar Rp 2.209.778.454.982, di mana untuk PAD disepakati Rp 594.972.372.982. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/masih-sektor-kerja-kaltara.jpg)