Berita Kukar Terkini
Perumda Tirta Mahakam Kukar Targetkan 6.600 Sambungan Rumah Tahun 2022
Perumda Tirta Mahakam Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali mencanangkan target 6.600 Sambungan Rumah (SR) di tahun 2022 mendatang
Penulis: Aris Joni | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,TENGGARONG- Perumda Tirta Mahakam Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali mencanangkan target 6.600 Sambungan Rumah (SR) di tahun 2022 mendatang.
SR tersebut diperuntukan bagi warga yang belum terlayani pasokan air bersih oleh Perumda Tirta Mahakam.
Hal itu diungkapkan langsung Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam Kukar, Suparno kepada awak media dalam peringatan HUT ke-30 Perumda Tirta Mahakam, Selasa (30/11/2021).
Ia menjelaskan, pihaknya telah memprogramkan percepatan sambungan rumah di yahun 2022 mendatang dengan target 6.600 SR.
"Tinggal nunggu di tandatangani pak Bupati baru kita bisa petakan per kecamatananya seperti apa," ucapnya.
Baca juga: Pemkab Kutai Kartanegara Umumkan Nama Calon Dewas PDAM Tirta Mahakam dan Dirut Perusda
Baca juga: Ini Nama-nama Bacalon Dirut Perusda Tunggang Parangan dan Dewas Perumda Tirta Mahakam
Baca juga: Ada Daerah Tak Lancar Air Bersih, DPRD Kukar Akan Panggil Perumda Tirta Mahakam
Suparno menjelaskan, program 6.600 SR di tahun 2022 mendatang sama dengan program yang telah dijalankan tahun 2021, hanya saja untuk tahun ini target 6.600 SR sudah hampir tercapai atau sekitar 90 persen.
"Masih kurang sedikit, tapi kan masih ada waktu sebulan kedepan di tahun 2021 ini untuk memenuhi target itu," ujarnya.
Dunia Usaha Harus Bantu Kebutuhan Air Bersih
Sementara itu, keterlibatan dunia usaha dalam membantu pemerintah, menjalankan percepatan pemenuhan kebutuhan air bersih kepada warga Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sangatlah penting.
Hal itu diungkpakan Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Mahakam Kukar, Suparno kepada TribunKaltim.Co, Rabu (3/11/2021).
Dikatakan Suparno, hal itu sudah dilakukan oleh PDAM Tirta Mahakam, dimana di beberapa daerah keterlibatan dunia usaha sudah mulai terjalin.
Seperti di Desa Santan Ilir Kecamatan Marangkayu yang mendapatkan bantuan berupa CSR dari PT Indominco terkait air bersih.
"Ini yang kita harapkan, keterlibatan dunia usaha juga berperan penting dalam mepercepat pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat," ungkapnya.
Ia menjelaskan, ada juga beberapa desa di Kecamatan Tabang yang juga mendapat bantuan dari Bara Tabang Group dalam hal percepatan pembangunan air bersih.
Baca juga: Nilai Investasi Jangka Panjang PDAM Tirta Mahakam Kukar Capai Rp 128 M
"Saat ini sedang berproses untuk Desa Ritan Baru. Kita juga sudah pertemuan dan komitmen, jadi perusahaan ada tugasnya sendiri, dia dibebankan dibagiannya sendiri," jelasnya.
Suparno menambahkan, sebanyak empat desa di kecamatan Tabang sudah dialiri air bersih sejak PDAM masuk ke kecamatan teraebut tahun 2019 lalu, dimana Instalasi Pengelola Air (IPA) PDAMnya berada di desa Bila Talang yang bisa melayani desa Kampung Baru, Desa Sidomulyo dan Desa Umaq Tukung.
"Kita terus tingkatkan percepatan pemenuhan air bersih di Kukar secara bertahap," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/direktur-utama-perumda-tirta-mahakam-suparno0.jpg)