Sabtu, 25 April 2026

Amalan dan Doa

Adab Makan yang Dicontohkan Rasulullah SAW, Tidak Mencela Makanan dan Sunahnya Memuji Makanan

Ini adab makan yang dicontohkan Rasulullah SAW, Tidak mencela makanan dan sunahnya memuji makanan.

Editor: Nur Pratama
discoverityourself.com via TribunJabar
Ilustrasi: Makan bersama keluarga 

TRIBUNKALTIM.CO - Ini adab makan yang dicontohkan Rasulullah SAW, Tidak mencela makanan dan sunahnya memuji makanan.

Ini sudah menjadi sesuatu perkara yang harus dilakukan, sebab jika tidak dilakukan tentu mati.

Tetapi makan dan minum itupun memiliki aturan yang wajib di perhatikan dan dijalankan.

Jangan hanya asal suka, terus dimasukkan saja, sehingga perut menjadi sesak dan padat, penuh dan tidak ada kelonggarannya sama sekali (rakus).

Allah swt berfirman :

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ كُلُوا۟ مِمَّا فِى ٱلْأَرْضِ حَلَٰلًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا۟ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيْطَٰنِ ۚ إِنَّهُۥ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ

Yā ayyuhan-nāsu kulụ mimmā fil-arḍi ḥalālan ṭayyibaw wa lā tattabi'ụ khuṭuwātisy-syaiṭān, innahụ lakum 'aduwwum mubīn

Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu. (Al - Baqoroh 168)

Baca juga: Agar Diberikan Rumah Tangga Bahagia dan Anak yang Saleh oleh Allah SWT, Ini Bacaan Doannya

Baca juga: Bacaan Doa untuk Menghilangkan Pikiran Negatif, Agar Tidak Merugikan Diri Sendiri dan Orang Lain

Kemudian Allah swt. juga berfirman :

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُلُوا۟ مِن طَيِّبَٰتِ مَا رَزَقْنَٰكُمْ وَٱشْكُرُوا۟ لِلَّهِ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

Yā ayyuhallażīna āmanụ kulụ min ṭayyibāti mā razaqnākum wasykurụ lillāhi ing kuntum iyyāhu ta'budụn

Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah. ( Al - Baqoroh 172)

Dalam Hadis-hadis di bawah ini Rasulullah saw. memberikan tuntunan kepada kita:

1. Tidak satu wadahpun yang diisi oleh seseorang sampai penuh yang lebih buruk daripada ia mengisi perutnya. Ini adalah sebagai anjuran secara halus bahawa kita kalau makan jangan terlampau penuh dan padat isi perut itu. Oleh sebab itu Nabi saw. pernah bersabda:

"Kita kaum Muslimin adalah suatu kaum yang tidak akan makan sehingga kita merasa lapar dan apabila kita makan tidak sampai kekenyangan."

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved