Breaking News:

Berita Kubar Terkini

Warga Kubar Harus Melewati Jalan Berlumpur untuk ke Pulau Kelapa Jempang

Pulau Kelapa yang terletak di Kampung Pulau Lanting, Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat,

Penulis: Zainul | Editor: Budi Susilo
HO/PEMKAB KUBAR
Akses jalan menuju pulau kelapa di Kecamatan Jempang, Kutai Barat penuh lumpur lantaran belum tersentuh pengaspalan. 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Pulau Kelapa yang terletak di Kampung Pulau Lanting, Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur kini menjadi destinasi objek wisata baru yang cukup ramai dikunjungi para wisatawan lokal.

Sebab menjadi objek wisata baru yang menawarkan keindahan alam, ditumbuhi ribuan kelapa dengan suasana yang sejuk dan dikelilingi danau Jempang, merupakan danau terbesar di Kabupaten Kutai Barat.

Pengelola Objek Wisata Pulau Kelapa, Aslamiyah mengatakan, awalnya objek wisata yang ditumbuhi sekitar 1.000 pohon kelapa yang tumbuh dalam lahan kurang lebih 10 hektare tersebut merupakan kebun keluarga.

Namun seiring waktu berjalan, masyarakat semakin ramai datang berkunjung ke lokasi tersebut.

Baca juga: Santunan Korban Covid-19, Dinsos Kaltim Menunggu Jadwal Gubernur Isran Noor

Baca juga: Pelatihan Relawan Pengendali Kebakaran Ditutup, Bupati Kutai Barat Harap Karhutla Dapat Dicegah

Baca juga: Daftar Harga Sembako Pasar Murah di Kutai Barat Menjelang Natal dan Tahun Baru 2022

Sehingga Rojali atau ayah dari Aslamiyah bersama keluarga memutuskan untuk menyulap kebun kelapa yang dimiliki menjadi objek wisata yang kini sangat ramai dikunjungi masyarakat, terutama di akhir pekan.

“Awalnya kebun biasa aja, cuman ketika beberapa kali anak muda kesini mereka foto-foto terus dishare ke media sosial, ya jadi ramai. makanya kami keluarga putuskan kebun ini jadi tempat wisata,” kata Aslamiyah, Jumat (3/12/2021).

Aslamiyah menjelaskan, objek wisata tersebut baru saja dibuka sekitar dua bulan lalu, sehingga masih fokus melakukan penataan lokasi secara mandiri, belum melibatkan Pemerintah Kampung dan Masyarakat sekitar dalam pengembangannya.

“Untuk pengembangannya masih dari keluarga dulu, kalau melibatkan Warga lain atau Pemerintah Kampung nanti lah, perlu komunikasi lebih lanjut karena ini jugakan masih baru,” tutur perempuan yang baru saja menyelesaikan studi S1-nya di jurusan Fisipol Unmul tahun 2020.

Baca juga: Muara Gusiq di Kecamatan Bongan Wakili Kutai Barat Ikut Lomba Kampung PHBS Tingkat Kaltim

Untuk menikmati keindahan alam bertamasya bersama teman, pasangan dan keluarga tercinta di objek wisata pulau kelapa lanjut Aslamiyah, warga cukup merogoh kocek Rp15.000 per orang, karena harus menaiki perahu ketinting sekitar 5 menit dari Dermaga Rajaq Kenohaan Lawai Langit Kampung Tanjung Jan untuk bisa sampai ke objek wisata tersebut.

“Jadi kalau mau kesini itu lewat dermaga Tanjung Jan dengan biayanya Rp10.000 per-orang Pulang Pergi (PP), kemudian masuk ke lokasi pulau kelapa ini ada biaya masuk lagi Rp5.000 per orang,”terangnya

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved