Berita Nasional Terkini
HASIL Survei IPO Terbaru, Gubernur Anies Baswedan Teratas, Disusul Sandiaga Uno & Ganjar Pranowo
Indonesia Political Opinion (IPO) merilis hasil survei mereka, Posisi puncak diduduki Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disusul Sandiaga Uno.
TRIBUNKALTIM.CO - Nama Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, Anies Baswedan kokoh dalam survei yang dilakukan IPO.
Selain Anies, mantan wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno juga unggul di hasil survei terbaru Indonesia Political Opinion (IPO).
DIketahui, Anies-Sandi berpasangan saat Pilkada DKI Jakarta tahun 2017.
Namun Sandi mengundurkan diri untuk maju di Pilpres 2019 mendampingi Prabowo Subianto.
Walaupun akhirnya kalah menghadapi petahana, Sandi ditarik menjadi Menteri oleh Jokowi.
Terbaru Indonesia Political Opinion (IPO) merilis hasil survei mereka.
Baca juga: Bukan Ganjar Pranowo & Prabowo, Anies Baswedan & Sandiaga Puncaki Survei Elektabilitas Pilpres 2024
Baca juga: HASIL SURVEI 3 Pasangan Terkuat di Pilpres 2024: Prabowo - Puan, Ganjar - Ridwan Kamil & Anies - AHY
Baca juga: Pembangunan 20 BTS di Kabupaten Tana Tidung Dikerjakan Usai Survei Tahap Ketiga,
Hasilnya menunjukkan elektabilitas Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menguat dan mendekati elektabilitas milik Ridwan Kamil yang konsisten berada di 5 besar tokoh nasional populer.
Dikutip dari Tribunnews.com dengan judul artikel Survei IPO: Anies Perkasa, Zulhas Kejar Elektabilitas Ridwan Kamil, berdasarkan hasil survei IPO, Zulhas menempati urutan 7 dengan angka 4,2 persen, atau tepat di bawah Ridwan Kamil dengan angka keterpilihan 7,5 persen di urutan ke-6.
Sementara elit partai politik PDI-Perjuangan, Puan Maharani hanya memperoleh 2,9 persen.
Sedangkan nama Ganjar Pranowo hanya berada di urutan ke-3 dengan 11,6 persen, tertinggal dari Sandiaga Uno di urutan ke-2 dengan 13.8 persen.
Posisi puncak diduduki Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan keterpilihan 21.3 persen.
Survei IPO dilakukan pada periode 29 November - 2 Desember 2021.
Pengambilan sampel menggunakan teknik multistage random sampling (MRS), dan melibatkan 1.200 responden.
Sampling error dalam survei ini sebesar 2,50 persen.
"Situasi ini menggambarkan jika popularitas di dunia maya, belum tentu sinergi dengan realitas di masyarakat secara umum," kata peneliti utama IPO, Catur Nugroho dalam rilis surveinya, Sabtu (4/12/2021).
Baca juga: Usulan Pembangunan 20 BTS di Kabupaten Tana Tidung, Kini Survei Tahap Kedua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/anies-sandi_20170401_222002.jpg)