Berita Balikpapan Terkini
Stok Sembako di Balikpapan Langka, Jadi Alasan Pedagang Naikkan Harga
Kelangkaan bahan-bahan pokok dan kondisi cuaca menyebabkan harga sembako mengalami kenaikan menjelang Natal dan Tahun Baru.
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kelangkaan bahan-bahan pokok dan kondisi cuaca menyebabkan harga sembako mengalami kenaikan menjelang Natal dan Tahun Baru.
Mulai dari harga daging sapi, daging ayam potong, telur dan bahkan rempah-rempah.
Hal ini diungkapkan Agam, salah satu pedagang di Pasar Sepinggan Kota Balikpapan kepada Tribunkaltim.co, Senin (6/12/2021).
“Memang biasanya kalau mau hari raya besar seperti natal dan tahun baru begini harganya naik,” ucapnya.
Selaras dengan itu, Imman yang juga pedagang di Pasar Sepinggan menyampaikan hal yang sama.
Baca juga: Kurangi Bau Sampah, Relawan Eco Enzym Balikpapan Semprot Cairan di Pasar Sepinggan
Baca juga: Tekan Penyebaran Covid-19, Lanud Dhomber Lakukan Ini di Bandara SAMS Balikpapan dan Pasar Sepinggan
Baca juga: Jalan Alternatif ke Pasar Sepinggan Balikpapan Rusak, Ketua RT Kecewa pada Pemborong
“Semuanya naik. cabe-cabean, bawang-bawang, sudah seminggu kemarin naiknya,” tuturnya saat ditanyai.
Kenaikan harga ini disebabkan stok para pedagang yang langka. banyak petani yang mengalami gagal panen akibat musim hujan sehingga pasokan menurun.
“Sekarang lagi musim hujan, banyak petani yang gagal panen jadi stok hanya sedikit,” tambah Imman.
Selain itu, kondisi cuaca ini juga menyebabkan pendistribusian terhambat sedangkan permintaan jelang Natal dan Tahun Baru meningkat.
Oleh karena faktor-faktor itulah harga sembako di pasar mulai meningkat. (*)