Minggu, 26 April 2026

Kenapa Gunung Bisa Meletus? Inilah Proses Lengkap Keluarnya Magma dari Perut Bumi

Kenapa gunung bisa meletus? simak ulasan seputar proses keluarnya magma dari perut bumi.

Editor: Doan Pardede
IST
AWAN PANAS - Rentetan guguran lava dan luncuran awan panas Merapi terjadi sepanjang Rabu (27/1/2021) sejak dini hari hingga sekitar pukul 08.30 saat foto-foto ini dibuat. 

Erupsi non-letusan ditandai dengan lava yang keluar dari kawah gunung tanpa disertai letusan atau ledakan.

Baca juga: Dimulai Sejak 1818, Sejarah Panjang Letusan Gunung Semeru, Durasi Terpanjang Terjadi pada 1941-1942

Akibat dari Gunung Meletus

Walaupun fenomena gunung meletus ini adalah fenomena yang umum terjadi.

Tapi proses letusan gunung tentunya membuat semua orang panik dan takut, ya teman-teman.

Selama letusan gunung terjadi, lava pijar dari gunung biasanya akan menyebabkan kebakaran hebat.

Gas bertekanan tinggi yang keluar juga sangat berbahaya. Sebab gas itu memiliki suhu lebih dari 1000 derajat Celcius.

Sekadar perbandingan, air mendidih memiliki suhu 100 derajat Celcius.

Tangan kita pun melepuh jika terkena air panas.

Oleh sebab itu, gas erupsi gunung ini sangatlah berbahaya bagi makhluk hidup.

Apa Bedanya Erupsi dan Meletus?

Sebelumnya, kita cari tahu dulu apa itu erupsi.

Erupsi adalah proses pelepasan material dari gunung berapi. Material ini bisa dalam bentuk lava, gas, abu, dan lain-lain.

Material ini nantinya akan dilepaskan ke atmosfer atau ke permukaan bumi dalam jumlah tidak menentu.

Erupsi terjadi karena adanya pergerakan magma dari dalam perut bumi.

Pergerakan magma disebabkan oleh kuatnya tekanan gas dari dalam perut bumi yang secara terus menerus hingga mendorong magma untuk keluar.

Baca juga: MAMPU Mampu Deteksi Gempa & buat Pemiliknya Makin Sehat, 10 Fakta Unik Kucing yang Jarang Diketahui

Sumber: Bobo
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved