Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Kaltim Terkini

Dugaan Titipan Saat Seleksi Komisioner KPID Kaltim Dibantah Pansel, Jahidin: Saya Siap Dipanggil

Hal tersebut dikarenakan adanya ketidakcocokan pandangan antara pansel dan pimpinan DPRD Kaltim

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO
Ketua Komisi I DPRD Kaltim Jahidin. TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA- Seleksi Komisioner KPID Kaltim berjalan alot.

Hal tersebut dikarenakan adanya ketidakcocokan pandangan antara pansel dan pimpinan DPRD Kaltim.

Bahkan isu menyeruak jika Komisi I selaku pansel bermain mata terhadap seleksi KPID itu.

Hal tersebut dibantah keras oleh ketua Pansel Jahidin. Ia mengatakan semua proses seleksi sesuai juknis yang ada.

Sehingga ia tidak mungkin menganulir juknis tersebut demi kepentingan seseorang dalam seleksi tersebut.

Bahkan ia menuding adanya titipan dari pimpinan di Karangpaci itu.

Baca juga: Independen Bukan Afiliasi Parpol, 21 Peserta Calon Anggota KPID Kaltim Ikuti Fit and Proper Test

Baca juga: Fit and Proper Test Komisioner KPID di Balikpapan, Jahidin: Dimulai Hari Ini dan Diikuti 21 Orang

Baca juga: Komisi I DPRD Kaltim Sebut 21 Calon Anggota KPID Jalani Fit and Proper Test

"Ada bahasa berkembang bahwa Ketua Komisi I jadikan saja DPRD. Kalau berbicara kemampuan, saya pantas jadi pimpinan, bukan kedua oknum itu. Gampang betul mengorbankan orang lain. Macam-macam bahasanya di luar," kata Jahidin.

Bahkan disinyalir pimpinan itu memerintahkan staf Humas untuk tidak mengumumkan komisioner yang lolos di situs DPRD Kaltim.

"Staf di Humas diperintahkan jangan diumumkan melalui website DPRD. Tapi saya sudah tandatangani pengumumannya dan sudah disebar ke media massa," sambungnya.

Ia pun tidak khawatir terhadap isu-isu liar yang mengaitkan dirinya selama proses seleksi KPID Kaltim.

Bahkan ia siap jika sewaktu-waktu dipanggil dalam rapat pimpinan DPRD terkait persoalan tersebut.

"Saya pribadi, Ketua Komisi I yang punya disiplin ilmu, didik dengan dasar yang bermacam-macam tidak akan terpengaruh dengan hal-hal seperti itu. Kalau pribadi saya diserang 2 oknum Pimpinan itu, secara fisik saya bersedia berhadapan dan secara aturan saya siap berhadapan. Dan akan saya bawa dalam rapat pimpinan permasalahan ini," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo membantah keras jika pimpinan melakukan intervensi selama fit and proper test di Balikpapan pekan lalu.

Baca juga: Tes Seleksi Anggota KPID Kaltim Dimulai Besok Gunakan Sistem CAT

Ia menegaskan pimpinan kecewa terhadap aturan yang dibuat pansel selama proses fit and proper test kemarin.

Sebab ia menilai ada beberapa proses yang tidak sesuai dan dijalankan oleh Pansel.

"Siapa intervensi, jadi begini prosesnya di Balikpapan begini kegiatan dibuka oleh pimpinan pak Samsun. Setelah dibuka prosesnya berlangsung penilaian-penilaian, kemudian di finishingnya penilaian dikumpul.

Kemudian ada hasil akhir sekretaris komisi I Sukmawati tidak jadi dilibatkan terus ada Bu Rima nunggu di ruang pertemuan," ucap Sigit Wibowo. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved