Berita Kubar Terkini
Jalan Poros Kecamatan dan Kampung Rusak Parah, Ini Kata Bupati Kubar FX Yapan
Jalan poros yang menghubungkan antar wilayah Kecamatan dan Kampung di Kutai Barat, memang selalu menjadi perhatian dari Pemerintah Kabupaten
Penulis: Zainul | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR- Jalan poros yang menghubungkan antar wilayah Kecamatan dan Kampung di Kutai Barat, memang selalu menjadi perhatian dari Pemerintah Kabupaten.
Terlebih lagi diketahui masih banyak jalan poros tersebut yang memang kondisinya saat ini sulit untuk dilewati karena rusak.
Seperti yang terdapat di beberapa Kecamatan yakni Jempang, Penyinggahan, Muara Pahu, Bentian Besar, Mook Mannor Bulatn, Damai dan juga Bongan yang memiliki beberapa kampung didalamnya.
Menurut Bupati Kubar, FX Yapan pembangunan dan perbaikan jalan poros di Kutai Barat ini tetap terus dilakukan setiap tahunnya dengan menggunakan anggaran yang ada.
Namun kata politisi PDIP itu proses pengerjaan atau perbaikan ruas jalan tersebut dilakukan secara bertahap.
Baca juga: TNI- Polri di Kubar Gelar Vaksin Covid-19, Target 800 Dosis untuk Umum
Baca juga: 25 Pekerja Asal Brebes Jalan Kaki 10 Hari dari Kubar hingga Balikpapan, Kini Telah Dipulangkan
Baca juga: TAPD Kubar Verifikasi Rencana Kerja dan Anggaran 2022, Diikuti 47 Perangkat Daerah selama Empat Hari
"Tiap tahunnya kita anggarkan untuk perbaikan jalan ini, tapi karena jalan yang diperbaiki tidak hanya satu saja, makanya butuh proses yang lama, secara bertahap.
Sebab pengerjaan perbaikan dan peningkatan jalan ini kan baru mulai diperhatikan saat saya menjabat kepala daerah periode pertama kemarin," kata FX Yapan, Kamis (16/12).
Dia menjelaskan, dalam perbaikan dan pembangunan jalan poros ini dikatakan oleh FX Yapan tidak ingin hanya asal bisa selesai saja.
Tetapi jalan tersebut bisa memiliki kualitas yang bagus dan tahan lama. Sehingga hal ini memang membutuhkan proses yang cukup lama ditambah lagi saat dihadapkan ditengah keterbatasan anggaran karena pandemi sekarang ini.
"Kalau cuma mau asal di aspal mulus saja memang bisa, tapi nanti pasti rusak lagi. Jadi sekalian saja kita buat yang bagus sehingga bisa tahan lama. Seperti jalan yang sudah dikerjakan menuju Kampung Intu Lingau, Kecamatan Nyuatan," tambahnya.
Dijelaskannya bahwa jalan yang menuju Kampung Intu Lingau tersebut diproyeksikan bisa selesai sepenuhnya pada tahun 2022 mendatang.
Sehingga, pemerintah daerah pun akan kembali melakukan perbaikan dan peningkatan jalan di kecamatan lainnya yang memang masih membutuhkan banyak perhatian.
Baca juga: Antisipasi Lonjakan Covid-19 di Kubar, Libur Sekolah Diundur, Pembelajaran Semester Genap Dipercepat
"Jalan ke Intu Lingau tahun 2022 nanti selesai, selanjutnya, step by step untuk jalan poros kecamatan lainnya lagi. Karena kita ingin jalan yang bagus dan tahan lama, makanya prosesnya cukup lama itu tadi," pungkasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, jalan poros kecamatan dan kampung yang ada di Kubar saat ini memang masih banyak yang sulit dilewati.
Salah satunya yang ada di Kampung Tanjung Soke Kecamatan Bongan, dimana akses jalan yang harus ditempuh masyarakat ini masih tanah dan penuh lumpur ketika hujan mengguyur daerah tersebut.
Begitu pula dengan kampung di kecamatan lainnya seperti Kecamatan Muara Pahu, Penyinggahan dan juga Mook Mannor Bulatn. (*)
(Tribunkaltim.co/Zainul Marsyafi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kondisi-jalan-poros-di-kampungtanjung-soke.jpg)