Natal dan Tahun Baru

Jelang Natal, Harga Tiket Pesawat di Bandara Kalimarau Melonjak, Rute Berau-Balikpapan Rp 1,3 Juta

Biaya transportasi udara di Bandara Kalimarau saat ini menjadi keluhan masyarakat. Semua tiket dijual dengan harga tertinggi.

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Ilustrasi aktivitas Bandara Kalimarau Berau. Jelang Natal harga tiket pesawat melonjak sehingga banyak dikeluhkan penumpang. TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Biaya transportasi udara di Bandara Kalimarau saat ini menjadi keluhan masyarakat. Semua tiket dijual dengan harga tertinggi.

"Ya, tiket sekarang harga tertinggi, operasional operator pesawat juga memang terbatas saat ini," ungkap Kasi Teknik dan Operasional Bandara Kalimarau, Budi Sarwanto, Kamis (16/12/2021).

Ia menjelaskan maskapai yang melayani rute keluar masuk Berau juga masih terbatas, hanya Wings Air.

Sementara operator lain, seperti Garuda dan Sriwijaya Air masih belum masuk. Namun keduanya masih memiliki izin di Kalimarau.

"Mungkin masih mengurus slot atau ada pertimbangan lainnya," ujarnya.

Baca juga: Penerbangan Masih Pakai Syarat PCR, Pihak Bandara Kalimarau Berau Bersikap

Baca juga: Slot Penerbangan Bandara Kalimarau Berau Bertambah Meski PPKM Masih Berlangsung

Ditanya soal minat maskapai lain ke Berau, Budi Sarwanto mengungkapkan maskapai-maskapai yang pernah beroperasi di Kalimarau masih berminat.

Hanya saja sementara ini belum masuk karena ada pertimbangan angka penumpang.

Saat ini penerbangan di Kalimarau hanya dilayani Wings Air dengan 6 kali penerbangan atau 12 kali pergerakan. Angka penumpang per hari mencapai 300 hingga 400 penumpang saja.

"Sementara kalau kita lihat sebelum pandemi di Berau sudah mencapai 800 hingga 1.000 penumpang per harinya," bebernya.

Soal harga tiket, Budi Sarwanto mengaku bukan kewenangan atau ranah Unit Pelayanan bandar Udara (UPBU) Kalimarau.

Sebab setiap maskapai memiliki sistem atau pola sendiri dalam menjalankan bisnis usaha penerbangannya. Harga tiket Berau-Balikpapan saat ini mencapai Rp 1,3 juta.

Baca juga: Jadwal Penerbangan Bandara Kalimarau Berau Tambah 2 Slot, meskipun PPKM Lanjut

Namun ia berharap, pesawat yang beroperasi ke Berau bisa segera ditingkatkan.

Sebab 6 penerbangan yang ada saat ini masih menggunakan pesawat ATR dengan jumlah penumpang lebih sedikit dibandingkan Boeing.

Menurutnya jika mengoperasikan Boeing, kemungkinan cukup hanya dengan 2 penerbangan saja. Melayani penumpang dengan pesawat jenis boeing, lanjut Budi Sarwanto, bisa lebih menghemat biaya operasional Bandara.

"Kalau 6 penerbangan artinya kami harus selalu stand by. Demikian juga peralatan hingga pendingin ruangan, kalau 2 penerbangan kita bisa lebih hemat di operasional, income dengan biaya operasional jadi tidak seimbang," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved