Breaking News:

Virus Corona di Tarakan

Kisah Relawan IKAPTK Tarakan, Siang Bertugas di Kantor, Malam Makamkan Orang Meninggal

Hal ini cukup membuat Tim Satgas Penanganan Covid-19 cukup kewalahan di tengah keterbatasan Sumber Daya Manusia

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Ahmady Burhan bersama rekan-rekannya yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) APDN-STPDN-IPDN Kota Tarakan, melakukan ritual sesuai SOP sebelum menguburkan jenazah Covid-19. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Lonjakan kasus kematian pernah terjadi selama awal Agustus 2021 lalu.

Hal ini cukup membuat Tim Satgas Penanganan Covid-19 cukup kewalahan di tengah keterbatasan Sumber Daya Manusia.

Tak terasa, kini telah memasuki Desember. Perlahan-lahan kasus konfirmasi positif Covid-19 tercatat menurun jauh.

Per Sabtu 18 Desember 2021, zero kasus meninggal dunia karena Covid-19. Angka kasus aktif hanya tercatat dua kasus.

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Tarakan, Bertambah 81 Positif, Sepekan Kasus Aktif Tembus 244 Orang

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Tarakan, Tambah 7 Positif Covid-19, Transmisi Lokal Kontak Erat dengan Pasien

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Tarakan, Status Zona Kuning Warga Bergejala Ringan Wajib Lapor

Tercatat di Tarakan konfirmasi posiitf sebanyak 13.232 orang secara kumulatif dan angka sembuh 12.876 orang.

Adalah Ahmady Burhan bersama puluhan relawan yang tergabung dalam Tim Satgas Penanganan Covid-19 turut berkontribusi menangani persolan pandemic di Kota Tarakan.

Ahmady Burhan bersama puluhan relawan melalui Ikatakan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kota Tarakan ikut menjadi relawan pemakaman pasien Covid-19 yang terkonfirmasi meninggal dunia.

Menangani orang meninggal karena Covid-19 tentu bukanlah pekerjaan mudah. Terlebih masa sulit di 2020 dan 2021 lalu, saat kondisi SDM yang bertugas di pemakaman sangatlah terbatas.

Ia tercetus untuk mengajak anggota IKAPTK yang terdiri dari lulusan APDN, STPDN dan IPDN yang kini memiliki masing-masing tugas utama di jajaran instansi baik tingkat kelurahan, kecamatan bahkan sampai tingkat Kota Tarakan.

Ahmady Burhan pun menceritakan bagaimana akhirnya ia terpikirkan mengajak seluruh anggota IKAPTK untuk mau menjadi relawan pemakaman.

Halaman
1234
Sumber: Tribun kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved