Berita Penajam Terkini
Waspada Banjir di Sepaku Penajam Paser Utara, BPBD Minta Warga Siapkan Diri
Plt Kepala Badan Penanggulanganan Bencana Daerah (BPBD) Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Plt Kepala Badan Penanggulanganan Bencana Daerah (BPBD) Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Marjani meminta warga Kecamatan Sepaku yang terdampak banjir.
Untuk bisa bersikap waspada dan siapkan diri dalam menghadapi kesiapsiagaan banjir susulan di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.
Sekalipun tidak lama banjirnya atau tidak sampai 10 jam sudah surut.
Ketinggian banjir, hendak masyarakat dalam menghadapi hujan yang kecenderungannya mengalami peningkatan frekuensi dan intensitas.
Baca juga: Banjir di PPU Wilayah Calon Ibu Kota Negara, PAN Minta Pemerintah Serius Kelola Lingkungan IKN
Baca juga: Banjir Tiga Titik di Sepaku Penajam Paser Utara, Sungai Meluap jadi Penyebab
Baca juga: WASPADA Cuaca Ekstrem, Permukiman Warga di RT 1 Desa Belayan Malinau Tergenang Banjir
"Khususnya di wilayah Kecamatan Sepaku untuk persiapan mental," kata Marjani, Senin (20/12/2021).
Dirinya meminta masyarakat Kecamatan Sepaku yang terdampak banjir pada jumat (17/12) di tiga desa atau kelurahan untuk merapikan sapras rumah atau jaringan listrik.
Dan penyimpanan domumen penting. Mempersiapkan segala peralatan yang diperlukan saat banjir tiba.
Mencatat nomer telepon layanan penting untuk komunikasi dan kooordinasi.
Baca juga: Empat Kampung di Segah Terendam Banjir, Ratusan Warga Terdampak, BPBD Berau Lakukan Pendataan
Kemudiam agar kiranya warga menggalakkan kembali gotong royong pembersihan saluran air di lingkungannya.
"Minimal di lingkungan rumah tempat tinggal, tidak membuang sampah terutama plastik atau bahan lain yang tidak mudah atau tidak terurai," ujar Marjani.
Tingkatkan koordinasi dengam warga yang rentan terkena banjir, pemdes dan pemerintah kelurahan juga pemerintahan kecamatan.
"Tidak melakukan pengundulan lahan baru untui bercocok Tanam atau berkebun," tambahnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa tiga desa dan kelurahan di Kecamatan Sepaku atau wilayah calon Ibu Kota Negara (IKN) yang baru pada Jumat (17/12/2021), diterjang banjir yang berdampak usai 101 kepala keluarga dan 101 rumah serta musolah.
Tiga desa yang terdampak banjir itu adalah Desa Bukit Raya, Desa Sukaraja dan Kelurahan Sepaku.
Meski banjir tidak menggenangi rumah warga dengan waktu yant cukup lama, namun hal itu mengganggu aktivitas warga daerah tersebut.
Musibah banjir di tigas desa ituberlangsung sekitar 1 hingga 2 jam.
Kemudian langsung surut mengikuti turunnya pasang surut air laut.
Karakteristik bencana banjir di Kecamatan Sepaku ini adalah banjir yang tidak lama atau dengan kata lain. banjir akan segera surut, tinggi muka air akan segera turun bersamaan dengan turunnya air laut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/bpbd-tangani-banjir-di-sepaku.jpg)