Breaking News:

PLN dan BKSDA Kalsel Jalin Kerja Sama, Dukung Pembangunan SUTT 150 kV

PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP Kalbagtim) Bersama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Kalimantan

Editor: Diah Anggraeni
HO/PLN UIP Kalbagtim
PLN UIP Kalbagtim usai melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan BKSDA Kalimantan Selatan. Perjanjian ini terkait pembangunan strategis yang tidak bisa dielakkan berupa pengoperasian jaringan SUTT 150 kV Batulicin–Tarjun dan Selaru–Sebuku di kawasan Cagar Alam Teluk Kelumpang, Selat Laut dan Selat Sebuku. 

TRIBUNKALTIM.CO - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP Kalbagtim) bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan (Kalsel) DIrektorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melaksanakan penandatangan perjanjian kerja sama (PKS).

Kerja sama ini terkait pembangunan strategis yang tidak dapat dielakkan berupa pembangunan dan pengoperasian jaringan transmisi saluran udara tegangan tinggi (SUTT) 150 kV Batulicin–Tarjun dan Selaru–Sebuku di kawasan Cagar Alam Teluk Kelumpang, Selat Laut dan Selat Sebuku, Provinsi Kalimantan selatan.

Dihadiri secara langsung Kepala Balai KSDA Kalsel Dr. Ir. Mahrus Aryadi, M.Sc. beserta pejabat terkait di lingkungan BKSDA Kalimantan Selatan dan General Manager PT PLN (Persero) UIP Kalbagtim Muhammad Ramadhansyah, Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi Basuki Rahman, Manager Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 4 (UPP Kalbagtim 4) Arie Nugroho Ardianto untuk melaksanakan penandatanganan PKS.

Baca juga: Dukung Green Tourism, PLN Bakal Terangi Destinasi Wisata dengan Energi Bersih    

Penandatanganan PKS ini sendiri merupakan tindak lanjut dari permohonan yang dikirimkan oleh PT PLN (Persero) UIP Kalbagtim terkait optimalisasi kerja sama pengelolaan KSA/KPA pada pembangunan SUTT 150kV Batulicin– Tarjun dan Selaru–Sebuku dengan memperhatikan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.85/Menhut-II/2014 dan No.P.44/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2017 tentang Tata Cara Kerja Sama Penyelenggaraan Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam.

Kemudian telah mendapat persetujuan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui surat Direktur Jenderal KSDAE pada tanggal 5 November 2021 terkait pembangunan strategis yang tidak dapat dielakkan, yang kemudian mendelegasikan pelaksanaan PKS ini kepada BKSDA Kalsel Bersama dengan PLN UIP Kalbagtim.

"Kawasan Cagar Alam Teluk Kelumpang, Selat Laut dan Selat Sebuku yang dikelola oleh Balai KSDA Provinsi Kalimantan Selatan menjadi lokasi yang dilewati SUTT 150kV dengan areal luasan yang akan dimanfaatkan kurang lebih 14,5 Ha. Kerja Sama yang akan dilaksanakan selama 10 tahun ini merupakan implementasi Undang-Undang dan Peraturan terkait mengenai Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem. Dan PKS ini merupakan bentuk dukungan Balai KSDA Kalsel untuk pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang dilaksanakan oleh PLN UIP Kalbagtim," ucap Mahrus.

Baca juga: Amankan Listrik saat Natal dan Tahun Baru, PLN Siagakan 48.179 Petugas

PT PLN (Persero) UIP Kalbagtim yang bergerak dalam bidang usaha penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan dalam hal ini tengah melaksanakan pembangunan SUTT 150 kV Batulicin–Tarjun dan SUTT 150 kV Selaru–Sebuku yang terletak di Provinsi Kalimantan Selatan.

Muhammad Ramadhansyah menjelaskan, pembangunan SUTT 150 kV ini dilaksanakan sebagai upaya peningkatan sistem keandalan listrik wilayah tersebut.

"Pembangunan (SUTT) ini akan menambah keandalan dan integrasi sistem kelistrikan khususnya di wilayah Kabupaten Kota baru dan Kabupaten Tanah Bumbu," ucap Ramadhansyah.

Seiring dengan peningkatan keandalan sistem kelistrikan, tersemat pula harapan PLN bahwa dengan sistem dan pasokan listrik yang baik, akan turut meningatkan perekonomian di wilayah tersebut.

Baca juga: Bergerak Cepat, PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Kalimantan Timur

Melalui perjanjian kerja sama ini, PLN UIP Kalbagtim bersama BKSDA Kalsel beserta para pihak terkait akan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam pembangunan strategis yaitu untuk menjamin terwujudnya keutuhan, kelestarian dan manfaat kawasan CA KELAUTKU serta meminimalkan dampak secara langsung maupun tidak langsung dari kegiatan pembangunan dan pengoperasian Jaringan SUTT 150 kV di kawasan CA KELAUTKU.

"Terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Mahrus Aryadi beserta jajaran Balai KSDA Kalsel. Dengan dukungan pemerintah daerah, mitra dan seluruh masyarakat, kami optimis pembangunan SUTT ini akan terlaksana dengan baik," tutup Ramadhansyah. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved