Virus Corona di Bontang
1.982 Murid SD di Bontang Sudah Disuntik Vaksin Dosis Pertama, Cakupan Vaksinasi Anak Capai 11%
Tren cakupan vaksinasi di Bontang meningkat tajam, Kamis (23/12/2021). Dari catatan Tim Satgas Covid-19 Bontang, cakupan vaksinasi dosis pertama tela
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Tren cakupan vaksinasi di Bontang meningkat tajam, Kamis (23/12/2021).
Dari catatan Tim Satgas Covid-19 Bontang, cakupan vaksinasi dosis pertama telah mencapai 82.7 persen atau setara 111.365 penerima.
Sementara jangkauan vaksinasi dosis kedua kini capai 71.8 persen atau setara 96.660 penerima.
"Dengan total target penerima berjumlah 134.666 orang," tutur Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Bontang, Adi Permana.
Selain itu, kata Adi Permana, cakupan vaksinasi bagi seluruh sasaran kelompok juga telah melebihi 50 persen.
Baca juga: Update Covid-19 Bontang, Kamis 23 Desember 2021, Bertambah 1 Kasus Aktif dari Kelurahan Gunung Elai
Baca juga: Rilis Terbaru Jadwal dan Tempat Vaksinasi Kelompok Masyarakat Umum dan Pelajar SD di Bontang
Untuk kelompok penerima vaksin usia 12 hingga 17 tahun, kini mencapai 93.8 persen dosis pertama dari total target sasaran 18.929 penerima. Sedangkan untuk dosis kedua telah mencapai 83.3 persen atau setara 15.771 penerima.
"Kalau kelompok pelayanan publik untuk dosis pertama dan ke dua sudah melebih 100 persen, dari target sasaran 12.887 penerima," terang Adi.
Termasuk kelompok rentan seperti lansia untuk dosis pertama juga meningkat hingga 77.8 persen atau setara 5.731 penerima.
Untuk dosis kedua juga capai 66.3 persen atau setara 4.887 penerima.
"Dari target sasaran kelompok lansia hanya 7.367 penerima," ujarnya.
Selain itu, untuk capaian vaksinasi kelompok usia 6 hingga 11 tahun juga belakangan meningkat.
Baca juga: Capaian Vaksinasi Covid-19 di Kota Balikpapan Tembus 100 Persen
"Sudah ada 1.982 pelajar SD yang divaksin. Saat ini terhitung telah mencapai 11 persen," bebernya.
Adi Permana menjelaskan, cakupan vaksinasi di Bontang cukup terbilang paling tinggi se-Kalimantan Timur.
Tingginya capaian vaksinasi ini juga berdampak positif terhadap pengendalian tren kasus Covid-19 di Bontang.
Terbukti, jumlah kumulatif kasus aktif saat ini hanya tersisa 12 kasus. Seluruh kasus ini hanya menjalani isolasi mandiri.
"Tidak ada lagi pasien yang dirawat di rumah sakit. Semoga trennya begini terus hingga tahun depan," ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pelaksanaan-vaksinasi-pelajar-usia-6-hingga-11-tahun-beberapa-waktu-lalu-di-bontang.jpg)