Liga Italia
Update Liga Italia, 5 Kandidat Pemain Baru AC Milan di Bursa Transfer, Siapa yang Dibeli Maldini?
Update Liga Italia, 5 kandidat pemain baru AC Milan di bursa transfer, siapa yang dibeli Paolo Maldini?
TRIBUNKALTIM.CO - AC Milan dipastikan akan mendatangkan pemain baru di bursa transfer Januari ini.
Raksasa Serie A Liga Italia ini mencari profil pemain belakang yang tepat untuk menggantikan Simon Kjaer.
Setidaknya, ada 5 kandidat bek tangguh yang menjadi incaran Paolo Maldini.
Salah satunya pernah bermain untuk AC Milan di periode 2012/2013 lalu.
Saat ini, AC Milan hanya mengandalkan Alessio Romagnoli sebagai tandem Fikayo Tomori.
Namun, penampilan kapten AC Milan tersebut belum konsisten.
Baca juga: LENGKAP Jadwal Liga Italia Pekan 20: Peluang Inter Milan Jauhi AC Milan, Rossoneri Jumpa AS Roma
Baca juga: Update Transfer Liga Italia: Sudah Selevel dengan Mbappe, AC Milan Didesak Pulangkan Yacine Adli
Baca juga: Bursa Transfer Liga Italia, Junior Ibrahimovic Solusi Perginya Kessie dari AC Milan, Demi Bek Lille?
AC Milan juga belum memberi perpanjangan kontrak kepada Alessio Romagnoli yang akan habis pertengahan 2022 mendatang.
Dilansir dari Banjarmasin Post dalam artikel berjudul 5 Opsi Bek Tengah untuk AC Milan di Bursa Transfer Liga Italia, Pengganti Simon Kjaer & Kessie, lima opsi bek tengah pilihan AC Milan di bursa transfer Liga Italia di Januari sebagai pengganti Simon Kjaer dan Franck Kessie di Liga Italia Serie A 2021-2022.
Dilansir dari Sempremilan, Sabtu, (25/12/2021), berikut daftar lima pemain potensi yang bisa didapatkan AC Milan di bursa transfer Januari.
1. Sven Botman
Yang pertama dalam daftar ini adalah Botman, yang sejauh ini memiliki cakupan paling banyak dalam kaitannya dengan pengisian Simon Kjaer.
Pemain internasional Belanda sangat dihormati dan telah dikaitkan dengan sejumlah besar klub, yang sebagian besar berada di Liga Premier.
Botman berusia 21 tahun dan bermain untuk klub Ligue 1 Lille OSC, bergabung dari Ajax musim panas lalu dalam kesepakatan £8 juta.
Botman sangat akrab dengan mantan kiper Lille Mike Maignan yang baru saja bergabung, dengan siapa ia mengembangkan hubungan yang sangat dekat di lapangan.
Di sinilah kekuatan pertamanya datang, ia memiliki mentalitas yang sangat matang di usia baru 21 tahun, dengan telah menunjukkan banyak kualitas kepemimpinan selama kampanye perebutan gelar Lille musim lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/milan-gagal-ucl.jpg)