Rabu, 22 April 2026

Berita Samarinda Terkini

LPJU di Jalan Dekat Jembatan Mahulu Samarinda tak Pernah Padam

Terdengar kabar dari masyarakat sekitar Jembatan Mahulu, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, segmen Kawasan Loa Janan

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Jalur pendekat ke Jembatan Mahulu, Jalan Moeis Hasan yang dikatakan warga bahwa LPJU padam. TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Terdengar kabar dari masyarakat sekitar Jembatan Mahulu, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, segmen Kawasan Loa Janan yang kerap melintas bahwa ada pemadaman Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) setiap hari Minggu malam.

Hal tersebut langsung dibantah oleh pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda.

Kasi Sarana dan Prasarana Dishub Kota Samarinda, Rinjani Ahmad, menegaskan tidak ada pemadaman di ruas jalan sekitar Jembatan Mahulu tersebut.

"Tidak ada matikan (padam). Kalau yang dimatikan berarti oknum itu," sebut Rinjani saat dikonfirmasi, Jumat (31/12/2021) siang.

Baca juga: Minim Penerangan di Jembatan Mahulu, Dishub Samarinda Sebut Jaringan Kabel Hilang Dicuri

Baca juga: Warga Loa Buah Sempat Gelar Aksi di Jembatan Mahulu, Desak Pemerintah Segera Perbaiki Jalan Teratai

Baca juga: Terlalu Sering Dilewati Kendaraan Berat, Pemkot Samarinda Ingin Kurangi Beban Jembatan Mahulu

Maksud pemadaman sendiri, dari informasi warga yang media ini dapatkan.

Bahwa hal tersebut untuk mengantisipasi balap liar yang menggunakan jalur disekitar kawasan Jembatan Mahulu, lebih tepatnya Jalan Moeis Hassan, Kota Samarinda.

"Jika konfirmasi ke kita tidak ada (pemadaman) nyala disana, aktif terus kok, kalau mati berarti oknum," tegas Rinjani.

Dia pun meminta warga, jangan hanya ketika membutuhkan perbaikan LPJU saja baru melaporkan, tetapi hal-hal demikian bisa langsung di laporkan agar tidak terjadi miss komunikasi.

Baca juga: Tongkang Tabrak Jembatan Mahakam Samarinda, Dishub Kaltim Sayangkan CCTV Hilang

Dishub juga ingin masyarakat merawat aset yang dimanfaatkan bersama ini.

Jangan sampai ada lagi aset pemerintah yang hilang karena ulah jahil oknum tertentu.

Rinjani mengatakan, untuk mengantisipasi balap liar disekitar kawasan tersebut bisa saja melapor ke pihaknya.

"Kalau ada gangguan baru lapor ke kita, kalau yang seperti begitu-begitu tidak lapor ke kita. Harusnya konfirmasi ke kita, bila perlu kita matikan, ya kita matikan itu (LPJU)," terangnya.

"Cuman kan, harus ada konfirmasi, nah kalau ada rusak LPJU bagaimana," sambung Rinjani. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved