Natal dan Tahun Baru
Malam Tahun Baru 2022, Kapal Wisata Pesut Etam Samarinda Tetap Beroperasi
Kapal Wisata Pesut Etam dipastikan masih menyusuri Sungai Mahakam Samarinda di malam tahun baru pada Jumat (31/12/2021)
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kapal Wisata Pesut Etam dipastikan masih menyusuri Sungai Mahakam Samarinda di malam tahun baru pada Jumat (31/12/2021).
Kendati tetap beroperasi, kapal wisata itu melakukan pembatasan terhadap jumlah penumpang yang akan diangkut pada momen tahun baru ini.
Kemudian pengelola kapal Pesut Etam juga mengkonfirmasi bahwa tidak ada acara perayaan khusus yang dilakukan di atas kapal dalam momentum pergantian tahun.
Mengingat instruksi pemerintah Kota Samarinda yang melarang kerumunan perayaan tahun baru.
Baca juga: Melepas Penat Menyusuri Sungai Mahakam Samarinda, Indahnya Sunset dari Kapal Wisata Pesut Etam
Baca juga: NEWS VIDEO Kapal Wisata Pesut Etam Karam saat Tambat di Dermaga
Baca juga: Kapal Wisata Pesut Etam Karam saat Tambat di Dermaga, Diduga Bocor di Bagian Lambung Belakang
“Awalnya kita sempat ragu juga mau buka, setelah kemarin ada rekomendasi dari dinas perhubungan, kita baru promosikan pada malamnya," ungkap Aris Roshan selaku pengelola Kapal Wisata Pesut Etam kepada TribunKaltim.co
"Tetapi masih belum tentu berlayar juga tergantung cuacanya mendukung atau tidak,” katanya.
Tidak ada peluncuran kembang api dan acara khusus yang diselenggarakan, durasi waktu berlayar rencananya juga akan dibatasi tidak melebihi pukul 01.00 Wita dini hari.
Hal ini sesuai ketentuan dalam instruksi Walikota Samarinda tentang pembatasan kegiatan tahun baru.
Aris mengatakan bahwa tahun sebelumnya pada momen tahun baru 2021 kapal wisata saat itu tidak beroperasi.
Baru pada pergantian tahun 2022 ini pengelola memutuskan membuka operasi pelayaran dengan pembatasan penumpang maksimal 75 persen dari kapasitas.
“Dari zaman Covid-19 sebelumnya kita beroperasi maksimal 50 persen (penumpang), kalau dari kita mau tidak mau kita up harganya sedikit dari awalnya Rp 50 ribu jadi Rp 75 ribu per orang,” ungkap Aris menambahkan.
Pengawasan penumpang yang akan naik kapal wisata di malam tahun baru ini juga akan diperketat.
Penumpang tidak boleh melakukan perayaan tahun baru dengan menyalakan kembang api atau semacamnya selama pelayaran yang berdurasi dua jam tersebut.
Rute pelayaran juga masih sama dari Dermaga Mahakam Ilir ke jembatan Achmad Amins dan Big Mall Samarinda.
“Kita kan juga sudah ada manifest penumpang nya, jadi kita batasi jumlah nya disitu dan juga bisa kita hubungi lewat telepon apabila seandainya nanti tidak jadi berlayar,” tutupnya. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
