Berita Kukar Terkini
Berawal Sembunyi di Plafon, Suami di Kukar Pergoki Istri Selingkuh, Nekat Bacok Istri & Selingkuhan
Kejadian bermulai pada saat tersangka AP bersembunyi di atas plafon rumahnya yang terletak di kawasan Jalan Gunung Pegat, Kecamatan Tenggarong.
TRIBUNKALTIM.CO - Aksi pembacokan yang dilakukan seorang suami di Kutai Kartanegara ke istri dan selingkuhannya ramai jadi perbincangan.
Suami yang diketahui berinisial AP nekat membacok istri dan selingkuhannya karena mendapati keduanya melakukan hubungan terlarang.
Sang istri ketahuan langsung oleh suaminya, berselingkuhan dan berhubungan suami istri dengan pria lain.
Tak terima pasangannya selingkuh AP kemudian melakukan pembacokan terhadap istrinya EA dan seorang pria berinisial K yang diduga sebagai selingkuhan istrinya.
Bahkan, K sendiri juga dikenal sebagai sepupu dari istri tersangka.
Diduga, tersangka AP melakukan pembacokan dengan senjata tajam karena memergoki sang istri berselingkuh dengan pria berinisial K tersebut.
Kejadian bermulai pada saat tersangka AP bersembunyi di atas plafon rumahnya yang terletak di kawasan Jalan Gunung Pegat, RT 35 Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong.
Baca juga: Pelayanan Air Bersih di Kukar, Perumda Tirta Mahakam Targetkan 6.600 Sambungan Rumah
Baca juga: Fakta-fakta Suami di Kukar Bacok Istri & Selingkuhan: Berawal dari Korban Sembunyikan Handphone
Baca juga: Capaian Vaksinasi Umum Masih 73% dan Lansia 56%, Kukar Belum Bisa Berikan Vaksin Anak
Saat dikonfirmasi awak media, Kapolsek Tenggarong, Iptu Nursan menerangkan, pembacokan tersebut terjadi karena adanya perselingkuhan yang dilakukan oleh istri pelaku dan pria berinisial K.
Iptu Nursan menjelaskan kejadian berawal saat sang istri sembunyikan handphone, sehingga membuat AP curiga.
"Menurut keterangan pelaku ini, teman sang istri ditemukan sedang di rumah kontrakan," ujarnya.
Lanjut dia, sebelum kejadian, pelaku sudah beberapa hari mencurigai tingkah laku istrinya yang selalu menyembunyikan handphonenya.
Kemudian handphonenya juga tidak mau dilihat suaminya.
Melihat hal itu ucap dia, sang suami pun langsung berpura-pura untuk pamit ke istrinya, dengan alasan ingin pergi ke Desa Jonggon.
"Setelah itu dia balik lewat pintu belakang dan naik ke atas plafon rumahnya untuk bersembunyi," terang Nursan.
Setelah dua jam di atas plafon, pelaku melihat istrinya masuk ke dalam rumah dan disusul dengan seorang pria.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/unit-inafis-satreskrim-polresta-samarinda-melakukan-penyelidikan-kasus-pembacokan-di-jala.jpg)