Virus Corona di Kutim
Penularan Covid-19 Mereda, Kadisdik Kutim Ingin Penambahan Jam dan Kuota PTM
Kendati perkembangan penularan Covid-19 mulai mengalami penurunan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), kegiatan pembelajaran tatap muka
Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Kendati perkembangan penularan Covid-19 mulai mengalami penurunan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), kegiatan pembelajaran tatap muka masih diterapkan secara terbatas.
Padahal, Kutim sendiri sudah memasuki zona hijau sejak akhir tahun 2021 kemarin sehingga pembelajaran tatap muka yang lebih longgar seharusnya sudah mulai bisa diterapkan.
Kepala Dinas Pendidikan Kutim, Syahrir mengatakan bahwa pihaknya tentu berharap ada penambahan terhadap jam belajar anak didik dan kuota siswa dalam ruangan belajar.
"Kalau dari Disdik, sangat mengharapkan agar ada kelonggaran (penambahan jam dan kuota siswa)," ucapnya, Selasa (4/1/2022).
Baca juga: UPDATE Virus Corona di Kutim, Tersisa 16 Kasus Aktif Covid-19, Enam Kecamatan Zona Kuning
Baca juga: UPDATE Virus Corona di Kutim, Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 23 Pasien, 8 Kecamatan Zona Hijau
Baca juga: UPDATE Virus Corona di Kutim, Kasus Positif Meningkat, Jumlah Pasien Dirawat Capai 123
Menurutnya, kegiatan belajar-mengajar dengan sistem pembelajaran tatap muka terbatas tidak seefektif dengan pembelajaran yang normal.
Untuk itu, dengan meredanya penularan Covid-19 diharapkan bisa membuka peluang bagi penambahan jam belajar dan jumlah siswa dalam ruangan belajar.
"Ya kalau bisa kembali normal gitu ya, karena kita sudah zona hijau, jadi ya kalau bisa jangan lagi ada pembatasan," ujarnya.
Tetapi Syahrir menegaskan bahwa pihaknya hanya merekomendasikan agar pembelajaran tatap muka bisa diterapkan secara 100 persen.
Tentunya keputusan pembolehan pembelajaran tatap muka secara lebih longgar masih kembali ke kebijakan dari Satuan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Daerah.
"Bagaimanapun juga kita harus urun rembuk dulu ya dengan ini apakah itu harus 100 persen atau dijadikan 70 persen jam pelajarannya," ujarnya.
Baca juga: Update Virus Corona di Kutim, Tambah 1 Positif Covid-19 dan Pasien KTM 1 Dinyatakan Sembuh
Terlebih, berbagai aspek harus dipertimbangkan dalam menentukan kebijakan pembelajaran tatap muka 100 persen atau 70 persen ini.
Seperti salah satunya vaksinasi Covid-19. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.