Breaking News:

OTT KPK di PPU

PRESTASI dan Kontroversi Bupati PPU Dicokok KPK, AGM Enggan Tangani Pandemi hingga Ditegur Mendagri

Simak informasi seputar prestasi dan kontroversi Bupati PPU dicokok KPK, Abdul Gafur masud alias AGM enggan tangani pandemi hingga ditegur Mendagri.

Instagram humassetkabppu
Bupati Penajam Paser Utara ( PPU ), Abdul Gafur Masud. Simak informasi seputar prestasi dan kontroversi Bupati PPU dicokok KPK, Abdul Gafur masud alias AGM enggan tangani pandemi hingga ditegur Mendagri. 

TRIBUNKALTIM.CO - Simak informasi seputar prestasi dan kontroversi Bupati Penajam Paser Utara (PPU) yang dicokok KPK.

Bupati PPU, Abdul Gafur Masud alias AGM diketahui pernah menyatakan enggan tangani pandemi Covid-19 hingga ditegur Mendagri.

Untuk diketahui, Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Masud diamankan bersama 10 orang lainnya. 

KPK melakukan OTT di Jakarta dan Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. 

Dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/1/2022) Ketua KPK Firli Bahuri, "KPK melakukan tangkap tangan salah satu Bupati di wilayah Kaltim yaitu Bupati Penajam Paser Utara beserta 10 orang pihak terlibat." 

Sosok Abdul Gafur Masud mulai jadi perhatian setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan lokasi pemindahan ibukota negara ( IKN ) ke Kalimantan Timur.

Sebagian wilayah Penajam Paser Utara, yang dipimpin AGM menjadi lokasi IKN.

Lalu apa saja pencapaian Bupati AGM hingga akhirnya terpilih dan setelah menjadi Bupati PPU?

Informasi selengkapnya ada dalam artikel ini.

Baca juga: DAFTAR NAMA Kepala Daerah Kaltim yang Disikat KPK: Mulai Ayah & Anak, Pasutri hingga Bupati Muda AGM

Dikutip TribunKaltim.co dari kompas.com, Ketua DPC Partai Demokrat Balikpapan tersebut terpilih sebagai Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara Periode 2018-2023 dengan Wakilnya Hamdam.

Pria yang kini berusia 34 tahun itu lahir pada 7 Desember 1987 di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved