Breaking News:

Berita Nasional Terkini

KKB Papua Bongkar Motif Polri Bubarkan Satgas Nemangkawi, Nilai Operasi Damai Cartenz Sama Saja

KKB Papua bongkar motif Polri bubarkan Satgas Nemangkawi, nilai Operasi Damai Cartenz sama saja

Tribun-Papua.com/Istimewa
Ilustra personel gabungan TNI-Polri bersiap melakukan pengejaran terhadap anggota KKB Papua. Polri akan membubarkan Satgas Nemangkawi dan mengganti dengan Operasi Damai Cartenz 

TRIBUNKALTIM.CO - Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua memandang negatif Operasi Damai Cartenz yang akan digelar Polri.

Diketahui, Operasi Damai Cartenz merupakan pengganti Satgas Nemangkawi yang akan dibubarkan 25 Januari nanti.

Sebelumnya, Polri mengungkapkan Operasi Damai Cartenz punya pendekatan berbeda dengan Satgas Nemangkawi dalam menangani konflik Papua.

Namun, KKB Papua rupanya punya penilaian tersendiri soal motif Polri membubarkan Satgas Nemangkawi dan menggantinya dengan Operasi Damai Cartenz.

KKB Papua menegaskan Operasi Damai Cartenz tak akan menyelesaikan konflik di Papua.

Baca juga: Respon Ubedilah Badrun Diancam Sesama Aktivis 98, Kasus Laporkan Dugaan Cuci Uang Anak Jokowi ke KPK

Baca juga: KKB Papua Kirim Pesan ke Presiden Jokowi, Benny Wenda Cs Tolak WNI & Umumkan Kantor Pemerintahan

Baca juga: Strategi TNI-Polri Berhasil, Eksistensi KKB Papua Satu per Satu Menghilang

Sebelumnya, kontak senjata antara KKB Papua dan pasukan TNI - Polri sudah kerap kali terjadi dan memakan korban dari kedua belah pihak.

Dilansir dari Tribun Palu dalam artikel berjudul KKB Papua Ngotot Angkat Senjata Lawan Operasi Damai Cartenz, Jubir: Itu Hanya Taktik Busuk Jakarta, masa tugas personel TNI - Polri yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi akan segera berakhir.

Sebagai gantinya, TNI-Polri akan membentuk Operasi Damai Cartenz untuk menyelesaikan konflik di Papua.

Operasi Damai Cartenz memiliki fungsi dan pendekatan berbeda dengan Satgas Nemangkawi.

Salah satunya melakukan pembinaan terhadap masyarakat.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved