Sabtu, 13 Juni 2026

Jumlah Manusia 7,8 Miliar, Berapa Sebenarnya Kapasitas Bumi? Ternyata Bisa Dijelaskan Secara Ilmiah

Jumlah manusia di tahun 2021 sudah mencapai lebih dari 7,8 miliar jiwa, berapa sebenarnya kapasitas maksimal bumi?

Tayang:
Editor: Doan Pardede
Harvard University
ilustrasi kepadatan penduduk di Mumbai. Jumlah manusia di tahun 2021 sudah mencapai lebih dari 7,8 miliar jiwa, berapa sebenarnya kapasitas maksimal bumi? 

Air sangat penting. Secara biologis, seorang dewasa membutuhkan kurang dari 1 galon air setiap hari. Pada 2010, Amerika Serikat menggunakan 455 miliar galon air tawar, lebih dari 1.000 galon (4.000 liter) per orang setiap hari.

Separuh digunakan untuk memproduksi listrik, sepertiga untuk irigasi dan sekitar sepersepuluh untuk rumah tangga: mengguyur toilet, mencuci baju dan piring, dan menyirami halaman rumput.

Jika 1,7 miliar orang mengonsumsi air pada level orang Amerika, pemakaian dunia akan mencapai 10.000 kubik kilometer per tahun.

Total suplai dunia – air tawar danau dan sungai – adalah sekitar 91.000 kubik kilometer.

Gambar-gambar Badan Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan 2,1 miliar manusia kekurangan akses terhadap air minum yang aman dan 4,5 miliar kekurangan sanitasi terkelola.

Bahkan di negara-negara industri, sumber air dapat dikontaminasi oleh patogen, semprotan pupuk dan insektisida, logam berat dan limbah yang merusak.

Kebebasan untuk memilih

Meski masa depan spesies manusia tidak mungkin diprediksi, fakta-fakta dasar menunjukkan hal yang pasti. Air dan makanan adalah kebutuhan manusia yang mendesak.

Menggandakan produksi pangan akan menunda masalah yang akan muncul dengan tingkat kelahiran saat ini setidaknya beberapa dekade. Bumi mendukung standar hidup industri hanya karena kita menarik “rekening tabungan” dari sumber daya tak terbarukan, termasuk tanah subur yang subur, air minum, hutan, perikanan dan minyak bumi.

Dorongan untuk bereproduksi adalah salah satu keinginan terkuat, baik untuk pasangan dan untuk masyarakat.

Bagaimana manusia membentuk kembali salah satu harapan kita yang paling berharga – “Berbuah dan berkembang biak” – dalam rentang satu generasi? Apa yang akan terjadi jika tingkat kelahiran saat ini berlanjut?

Populasi tetap konstan ketika pasangan memiliki sekitar dua anak yang bertahan hidup hingga usia reproduksi. Di beberapa bagian dunia berkembang saat ini, rata-rata pasangan memiliki tiga hingga enam anak.

Kita tidak bisa berharap sumber daya alam terus ada.

Namun, pasangan memiliki kebebasan untuk memilih berapa banyak anak. Perbaikan dalam hak-hak perempuan, pendidikan dan penentuan nasib sendiri pada umumnya mengarah pada angka kelahiran yang lebih rendah.

Sebagai seorang matematikawan, saya percaya mengurangi tingkat kelahiran secara substansial adalah kemungkinan terbaik kita untuk meningkatkan standar hidup global. Sebagai seorang warga negara, saya percaya perilaku menyebalkan yang mendorong keluarga lain untuk mempunyai anak sedikit saja, adalah harapan kami yang paling manusiawi.

Andrew D. Hwang, Associate Professor of Mathematics, College of the Holy Cross

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved