Jumat, 17 April 2026

Berita Paser Terkini

Luapan Air Sungai Lampi Paser Banjiri Rumah Warga Long Ikis

Dengan intensitas curah hujan yang cukup tinggi dalam 4 hari terakhir di Kabupaten Paser, membuat air sungai Lampi Kecamatan Long Ikis meluap

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Luapan air Sungai Lampi yang membanjiri beberapa rumah warga di Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER- Dengan intensitas curah hujan yang cukup tinggi dalam 4 hari terakhir di Kabupaten Paser, membuat air sungai Lampi Kecamatan Long Ikis meluap.

Akibatnya warga di beberapa desa yang bermukim di bantaran Sungai Lampi mengalami dampak dari luapan sungai tersebut, Minggu (23/1/2022).

Kepala Desa Krayan Bahagia Iwan Himawan menyampaikan, hingga kini luapan air sungai masih menggenangi beberapa ruas jalan.

"Menggenangi ruas jalan dan beberapa desa, untuk ketinggian air di Desa Krayan Bahagia RT 3, 4, dan 8 mencapai 1 meter.

Namun hanya beberapa saat saja, dan hanya sebahagian rumah warga yang terdampak," jelas Iwan.

Dijelaskan, pada tahun 2019 lalu terdapat 1 jembatan menuju pemakaman ambruk, akibat luapan Sungai Lampi.

Baca juga: Akses Jalan Poros Trans Kalimantan Melalui Bentian Besar di Kubar Lumpuh Total akibat Banjir

Baca juga: 5 Kampung Terisolasi di Kubar akibat Banjir Setinggi Satu Meter, Jalan Poros Trans Kalimantan Lumpuh

Baca juga: Banjir di Perkotaan, Wabup Berau Gamalis Minta Perhatikan Kondisi di Muara Sungai

Iwan menambahkan, hingga kini Pemerintah Desa merencanakan normalisasi sungai yang masuk pada wilayah beberapa desa di Kecamatan Long Ikis.

Dengan cara Reboisasi di sekitaran Daerah Aliran Sungai (DAS).

"Itu yang perlu kita lakukan, melihat situasi hulu sungai saat ini yang sudah sangat hancur, sehingga perlu tindakan mendesak," tamabhnya.

Nantinya, para warga desa akan mengajukan usulan kepada Pemda melalui pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Paser, agar dapat merealisasikan  program normalisasi sungai ataupun tindakan ekologis disepanjang Sungai Lampi.

"Hal itu merupakan salah satu upaya kami agar kejadian serupa tidak terus terulang," singkat Iwan.

Warga yang berada di wilayahnya, lanjut Iwan, telah melakukan upaya antisipasi dan meningkatkan kewaspadaannya guna mengantisipasi adanya luapan air susulan.

"Perabotan rumah mereka sudah diamankan ke tempat lebih tinggi, kami harapkan Pemkab Paser dapat memberikan perhatian lebih bagi Desa kami agar kejadian ini tidak terus terulang setiap tahunnya," harapnya.

Sementara itu, di tempat terpisah Kepala Desa Antang Pait, Yoga Dwi Syahputra, mengaku wilayahnya sudah tidak lagi terdampak banjir sejak normalisasi sungai di tahun sebelumnya.

Baca juga: Puluhan Rumah Warga Terendam Banjir di Longkali Paser, Ketinggian Air Capai 12 Cm

Menurutnya, mengahadapi cuaca El Nino ini diperlukan tindakan pencegahan dini, bukan menunggu adanya musibah baru mulai merencanakan penanggulangan banjir.

"Tahun ini, desa kami akan meningkatkan fungsi sungai dengan melakukan penanaman pohon untuk menjaga abrasi disepanjang sungai," tutupnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved