Senin, 13 April 2026

Film Layangan Putus

WeTV Minta Pemerintah Blokir Telegram, Gara-gara Layangan Putus Jadi yang Paling Banyak Dibajak

WeTV minta Pemerintah memblokir Telegram, saingan WhatsApp. Permintaan ini gara-gara Layangan Putus jadi serial yang paling banyak dipakai.

Editor: Amalia Husnul A
Instagram wetvindonesia
Poster web series Layangan Putus yang diunggah di akun Instagram. WeTV minta Pemerintah memblokir Telegram, saingan WhatsApp. Permintaan ini gara-gara Layangan Putus jadi serial yang paling banyak dipakai. 

TRIBUNKALTIM.CO - Web series Layangan Putus yang tayang streaming di WeTV dan iflix sukses menuai perhatian penonton. 

Web series Layangan Putus ini dibintangi Reza Rahadian (pemeran Aris), Putri Marino (pemeran Kinan), dan Anya Geraldine (pemeran Lydia Danira).

Meski sukses jadi perhatian, namun Layangan Putus juga menjadi serial yang paling bajak.

Gara-gara Layangan Putus jadi serial yang paling banyak dibajak, WeTV minta Telegram, aplikasi perpesanan instan pesaing WhatsApp diblokir.

Permintaan kepada Pemerintah untuk memblokir Telegram ini disampaikan Lesley Simpson Country Head WeTV dan iflix Indonesia.

Baca juga: Bahas Layangan Putus bareng Mommy ASF, Atta Halilintar Tanya ke Aurel, Dipoligami atau Diselingkuhi?

"Layangan Putus salah satu judul yang parah untuk pembajakannya.

Bukan cuma parah, kita bakan melihat ada dampak yang sangat direct merugikan dari sisi keuangan," kata Lesley Simpson seperti dikutip TribunKaltim.co dari kompas.com

Lesley Simpson berharap pemerintah melakukan tindakan tegas terhadap maraknya kasus pembajakan di dunia perfilman.

"Karena kerugian yang kami alami sangat luar biasa. Kalau ditanya mencederai industri, sangat mencederai," ucap Lesley.

Lebih lanjut, Lesley Simpson mengaku kerugian tersebut hampir mencapai biaya produksi yang dikeluarkan untuk membuat serial Layangan Putus.

"(Kerugiannya) cukup besar, sangat besar. Bisa diartikan sangat besar, mungkin equivalent dengan biaya produksinya bisa mendekati," tutupnya.

Layangan Putus sendiri merupakan serial kolaborasi WeTV dengan MD Entertainment.

Layanan streaming film WeTV mengimbau pemerintah untuk kembali melakukan pemblokiran terhadap aplikasi Telegram.

Baca juga: Web Series Layangan Putus Tamat, Akhir Cerita Aris, Kinan & Lydia, akan Ada Season 2? Kapan Tayang?

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia sempat memblokir Telegram karena adanya konten-konten negatif di dalamnya.

WeTV menjadi korban karena konten-konten serialnya kerap dibajak dan disebarluaskan melalui aplikasi Telegram.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved