Berita Nasional Terkini

Rem Darurat Batal, Luhut Pandjaitan Tolak Permintaan Anies Baswedan, PTM Lanjut

Omicron menggila, Luhut Binsar Pandjaitan tetap tolak permintaan Anies Baswedan, PTM lanjut

Kompas.com
Luhut Binsar Pandjaitan dan Anies Baswedan. Luhut menolak permintaan Anies untuk menyetop PTM 

TRIBUNKALTIM.CO - Permintaan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ditolak Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan.

Sebelumnya, Anies Baswedan berencana menarik rem darurat di sektor pendidikan.

Yakni meliburkan pembelajaran tatap muka selama sebulan.

Diketahui, kasus Covdi-19 di Jakarta kembali mengalami lonjakan.

Dilansir dari Kompas.com, Juru bicara Luhut, Jodi Mahardi mengatakan, pemerintah pusat tidak bisa menyetujui permintaan Anies untuk menyetop PTM meski hanya sebulan.

Sebab, pemerintah menganggap proses PTM sangat penting bagi pendidikan siswa.

"Jika sektor lainnya bisa dibuka pemerintah daerah secara maksimal, maka kami harapkan PTM Terbatas dapat juga di perlakukan sama, karena pendidikan memiliki tingkat urgensi yang sama pentingnya," kata Jodi kepada Kompas.com, Kamis (3/2/2022).

Oleh karena itu, pemerintah pusat tetap mewajibkan seluruh daerah di PPKM Level 2 untuk tetap menggelar PTM.

Baca juga: Belum Vaksin Covid-19 Tapi Bisa Naik Pesawat, Bagaimana Caranya? Cek Aturan Penerbangan Terbaru

Namun, pemerintah kini membolehkan jumlah siswa dikurangi, dari sebelumnya 100 persen menjadi 50 persen.

Selain itu, orangtua juga diberi kebebasan untuk memilih.

"Orang tua boleh menentukan anaknya mengikuti PTM terbatas atau mengikuti pembelajaran jarak jauh," katanya.

Jodi mengatakan, pemerintah pusat pada prinsipnya mendukung semua inisiatif pemerintah daerah dalam menurunkan kasus.

Namun, konsistensi dan pendekatan nondiskriminatif perlu menjadi dasa bersama.

"Kami berharap pemerintah daerah dapat bersama-sama menjaga anak-anak kita agar tidak melakukan aktivitas-aktivitas di luar sekolah yang berisiko tinggi penularan Covid-19," katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved