Berita Nasional Terkini

Program Swasembada Jagung di Lahan TNI AD Kaltim, Cipta Kemitraan Industrial, Target Panen Mei 2022

Tengok program Swasembada jagung hibrida di lahan TNI AD Kaltim, rumuskan ekosistem pertanian & kemitraan industrial.

istimewa
CEO Indoditas Duta Raya, Firly Firdauzy membahas program swasembada jagung hibrida di lahan TNI AD yang ditetapkan sebagai kawasan ketahanan pangan TRANS AD dan Agrowisata di Balikpapan, Kaltim, Jumat 4 Februari 2022. 

TRIBUNKALTIM.CO - Program swasembada jagung hibrida di lahan TNI AD jadi salah satu upaya menguatkan ketahanan pangan di Kalimantan Timur.

Di kantor Kodam VI Mulawarman, beberapa stakeholder institusi TNI membahas program swasembada jagung hibrida di lahan TNI AD yang ditetapkan sebagai kawasan ketahanan pangan TRANS AD dan Agrowisata di Balikpapan, Kaltim, Jumat 4 Februari 2022.

Dalam kesempatan tersebut pihak-pihak merumuskan ekosistem pertanian dan kemitraan industrial.

Rapat tersebut dihadiri oleh CEO Indoditas Duta Raya, Firly Firdauzy, PM Program Makmur (Agro Solution) PT. Pupuk Kaltim Adrian, Aster Kasdam VI Mulawarman Kolonel Rama Hendarto beserta jajaran.

Kajasdam IV Mulawarman Letkol Arh Samujio turut hadir sebagai manager dari kawasan tersebut.

"Disana kita merumuskan ekosistem pertanian yang dapat dibangun dengan model kemitraan industrial dan pola pemberdayaan petani untuk menciptakan pertanian yang terintegrasi dan berkelanjutan," kata CEO Indoditas Duta Raya, Firly Firdauzy. 

Satu persatu kebutuhan terkait perisiapan ekosistem ini mulai terurai dan dicarikan jalan keluarnya agar program tersebut bisa jalan.

Menurutnya membuat kawasan pertanian merupakan tantangan yang kompleksitasnya cukup tinggi.

Mulai dari pembukaan lahan, persiapan lahan tanam, persediaan dan pendistribusian agro input, manajemen plantation, mekanisasi pertanian dan produksi paska panen hingga terjaminnya pembelian hasil panen dengan harga yang menguntungkan petani adalah tantangan yang bakal dihadapi.

Program Makmur yang digagas oleh PKT mengaktivasi agar ekosistem ini dapat berjalan dengan memberikan kontribusi bantuan CSR.

Berupa pupuk nonsub UREA dan NPK dan bantuan Alsintan Berupa traktor R4 beserta implementasinya akan tersedia mendukung gagasan ini.

Indoditas pun tidak ketinggalan untukk memberikan dukungan bantuan benih, alat pupuk dan alat tanam semi mekanis untuk demplot yang akan laksanakan disana.

"Kami juga akan hadir disana dalam rangka memberikan penyuluhan agar petani dapat melaksanakan budidaya dengan cara yang baik dan menghasilkan pendapatan yang optimal saat panen, kita kawal dari hulu sampai dengan hilir," ujar Firly

Pihak Kodam VI Mulawarman sangat mengapresiasi dan berharap bantuan seperti ini dapat didukung oleh pihak lain yang peduli dengan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

Lantaran hal tersebut berhubungan dengan pemenuhan rantai pasok makanan untuk kebutuhan hidup rakyat Indonesia. 

"Jika ketahanan pangan kita bisa stabil maka negara ini akan menjadi Negara yang kuat," imbuh Kolonel Rama.

Secara kongkrit rapat ini merumuskan program kerja utk fokus membuat model percontohan budidaya jagung hibrida seluas 10ha sebagai tahap awal dan ditargetkan dapat panen di bulan Mei 2022.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan tinjauan lapangan dan pengujian tanah sekaligus pemberian bantuan benih unggul, alat tanam dan alat pupuk dari Indoditas secara simbolis di lokasi. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved