Kamis, 7 Mei 2026

Berita Internasional Terkini

Amerika Terpojok? Rusia Didukung China Soal Ketegangan dengan Ukraina, Bakal Perang?

Amerika Serikat terpojok? Rusia didukung China soal ketegangan dengan Ukraina, bakal perang?

Tayang:
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Wahyu Triono

TRIBUNKALTIM.CO - Ketegangan antara Rusia dan Ukraina menyeret berbagai negara dalam pusara konflik.

Terbaru, China memberi dukungan kepada Rusia terkait konflik dengan Ukraina.

Sebelumnya, Amerika Serikat menuding Rusia menciptakan video propaganda sebagai alasan melancarkan agresi ke Ukraina.

Amerika Serikat juga mengirimkan 3 ribu pasukan ke Eropa Timur mengantisipasi agresi militer Rusia ke Ukraina.

Dilansir dari Kompas.com, Rusia mendapat dukungan dari China dalam pertikaannya dengan Barat atas Ukraina pada Jumat (4/2/2022).

Beijing sepakat dengan Moskwa bahwa aliansi militer NATO yang dipimpin Amerika Serikat tidak boleh menerima anggota baru.

Baca juga: Amerika Tak Tinggal Diam Rusia Mau Serang Ukraina, Joe Biden Kirim 3 Ribu Tentara

Dukungan tersebut dikeluarkan Beijing setelah Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping bertemu.

Putin bahkan memuji hubungan bermartabat kedua negara.

Dukungan China atas Rusia tertuang melalui dokumen strategis jangka panjang sebagaimana dilansir AFP.

Dalam dokumen tersebut, Moskwa dan Beijing mengecam apa yang mereka katakan sebagai peran destabilisasi Washington dalam keamanan global.

“Para pihak menentang ekspansi lebih lanjut NATO dan menyerukannya untuk meninggalkan pendekatan ideologis era Perang Dingin,” bunyi dokumen itu.

Dokumen tersebut juga mendesak penghormatan terhadap kedaulatan, keamanan, dan kepentingan negara lain.

Baca juga: Duta Besar Ukraina Temui Gubernur Ganjar Pranowo, Bahas tentang Budaya dan Seni Tradisional

Dokumen itu juga menggemakan tuntutan dari Rusia yang berulangkali disuarakan Moskwa dalam berbagai putaran pembicaraan dengan Barat.

Dokumen yang dirilis oleh Beijing dan Moskwa pada Jumat tersebut juga mengkritik dampak negatif Washington terhadap perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia-Pasifik.

Rusia dan China menambahkan, mereka "sangat prihatin" dengan aliansi pertahanan terbaru antara AS, Australia, Inggris, dan AS yang bernama AUKUS.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved