Selasa, 7 April 2026

Virus Corona di Balikpapan

Hotel di Kota Balikpapan Siap Terima Pasien Isolasi Mandiri

Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Balikpapan menyatakan, hotel-hotel di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Budi Susilo
HO/PHRI BALIKPAPAN
Hotel Grand Tiga Mustika Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, terima pasien Isolasi mandiri pasien Covid-19 di Kota Balikpapan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Balikpapan menyatakan, hotel-hotel di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, siap menerima pasien Isolasi mandiri, apabila jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19, terus bertambah.

Ketua PHRI Balikpapan, Sahmal Ruhip mengatakan, umumnya semua hotel bersiap menerima pasien, hanya beberapa saja yang memang tidak menerima karena beberapa hal, misalnya Hotel Golden Tulip dan Pacifik Hotel.

"Umumnya siap semua, tapi ada juga memang yang belum membuka layanan Isoman," ungkapnya kepada TribunKaltim.co pada Selasa (8/2/2022).

Hal itu dilakukan guna membantu pemerintah, apabila rumah sakit penuh, karena pasien Covid-19.

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Balikpapan, Target Vaksinasi Selesai Akhir Januari 2022

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Balikpapan, Syarat Masuk Bioskop dan Mal Bagi Anak di Bawah Usia 12 Tahun

Baca juga: Presiden Jokowi Beri Target Vaksinasi Covid-19 dan Tempat Perawatan, Pemprov Kaltim Siap

"Kita juga membantu pemerintah, kalau memang pasien meningkat," jelasnya.

Sejauh ini yang sementara beroperasi sebagai tempat isolasi mandiri adalah hotel Grand Tiga Mustika.

"Kemarin yang sudah ada kan Hotel Grand Mustika, intinya kalau pemerintah meminta ya kita siapkan," katanya.

Sahmal mengakui memang ada perbedaan harga bagi pasien Isolasi mandiri dan pasien umum.

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Balikpapan, Kasus Terus Naik, Pasien Terpapar Covid-19 Bertambah 4 per Hari

Karena bagi pasien Isolasi mandiri, petugas hotel betul-betul menyiapkan makanan secara teratur tiga kali sehari.

Juga ada paket laundry karena pasien tidak boleh keluar masuk kamar, hotel juga menyiapkan suplemen dan vitamin, serta sterilisasi ruangan secara rutin.

Tak heran jika harga yang ditawarkan bagi pasien Isolasi mandiri biasanya 50 persen lebih mahal dari harga biasanya.

"Iya pasti ada perbedaan harga karena inikan pasien betul-betul dilayani, mereka tidak boleh keluar kamar, semua diantar kekamarnya, tarifnya bisa naik 75 persen atau mungkin 100 persen," tutupnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved