MotoGP
Tes MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika Buat Aleix Espargaro Marah Besar, Sebut Lintasan Tak Aman
Aleix Espargaro, merasa geram dengan keputusan menjadi office boy (OB) dadakan ketika mengikuti tes pramusim MotoGP Mandalika
Keputusan membersihkan lintasan kemudian ditanggapi dingin oleh Aleix Espargaro.
"Trek itu tidak cukup aman untuk dilintasi. Anda tidak bisa mengendarai dengan benar di awal, itu sangat berbahaya," kata Aleix Espargaro, dilansir dari BolaSport.com dari Speedweek.
"Kami terbiasa datang ke lintasan dengan banyak debu misal di Sirkuit Losail di Qatar yang pada hari pertama biasanya ada pasir. Namun, setelah melewati beberapa putaran, pasirnya menghilang."
Baca juga: Jadi Sorotan Jelang Tes Pramusim MotoGP 2022, Ini Deretan Aktivitas Marc Marquez Selama ke Indonesia
"Tetapi, hari ini di Mandalika itu buruk. Treknya tidak bisa dilewati. Benar-benar tidak aman."
"Keputusan yang mereka ambil antara tim dengan Dorna, yang memaksa kami untuk membersihkan lintasan, saya tidak menyukainya sama sekali. Saya sangat marah," tuturnya.
Sebagai bentuk kekesalan, pembalap Spanyol itu bahkan mengancam tidak akan berlomba di Indonesia.
"Jika menggunakan 24 motor di lintasan melewati lap demi lap untuk membersihkannya," ucap Aleix Espargaro.
"Jelas itu berhasil dan menghasilkan jalur ideal untuk memiliki lebih banyak grip. Aspel semakin bersih. Tetapi, itu bukan solusi."
"Saya di sini bukan untuk membersihkan lintasan. Saya bisa saja tidak datang ke Indonesia," katanya melanjutkan.
Baca juga: NEWS VIDEO Dua Musim tanpa Gelar, Marc Marquez Incar Juara di MotoGP 2022
Aleix Espargaro lalu melanjutkan dengan mengeluhkan dua hal.
"Pertama, mengendarai motor dengan kondisi tersebut berbahaya," tutur rekan setim Maverick Vinales itu.
"Lalu kedua, hanya ada satu orang yang bisa memaksa saya mengendarai dan itu adalah Massimo Rivola selaku bos kami di Aprilia. Dan juga ada CEO Piaggio, Roberto Colaninno. Selain itu tidak ada yang berhak memaksa saya menuruni lintasan yang berbahaya itu."
"Saya ingin memutuskan untuk membalap ketika situasi sudah tidak berbahaya," ujarnya.
Kendati merasa kesal, Aleix Espargaro tetap turun di lintasan sebagai bentuk solidaritas dengan para pembalap MotoGP lainnya.
"Saya punya tujuh ban. Jika saya ingin lanjut atau menanti. Mengapa saya harus membersihkan lintasan untuk yang lain?," kata Aleix Espargaro.
Baca juga: AKSI Marc Marquez Jelang Tes MotoGP Mandalika Curi Perhatian, Makan Nasi Kotak & Foto Bareng Kepsek