Berita Samarinda Terkini
Seorang Pria Tewas di Arena Bermain Bilyar Samarinda, Ditemukan Bercak Darah di Kamar Mandi
Pria tanpa identitas ditemukan tewas di balkon sebuah tempat bermain bilyar di Jalan Pulau Irian, Kelurahan Karang Mumus, Kecamatan Samarinda Kota, pa
Penulis: Rita Lavenia |
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pria tanpa identitas ditemukan tewas di balkon sebuah tempat bermain bilyar di Jalan Pulau Irian, Kelurahan Karang Mumus, Kecamatan Samarinda Kota, pada Senin (14/2/2022) sekitar pukul 17.45 WITA.
Diketahui korban merupakan warga tuna wisma yang sering berada di lokasi kejadian.
Karena terlunta-lunta, akhirnya pemilik gedung merasa kasihan dan memberikan tempat tinggal di salah satu kamar kosong di lantai 2 arena bilyar tersebut.
Dihimpun dari beberapa informasi, korban biasa dipanggil Jery dan berasal dari Kota Palembang.
Saur (40), salah seorang saksi mata menerangkan, kala itu dirinya hendak memberikan arahan terhadap tim kerjanya.
Baca juga: Asik Bermain Game Sambil Charge Ponsel, Pemuda Anggana di Samarinda Tewas Tersetrum
Baca juga: Tak Kelihatan Seharian, Pria di Balikpapan Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Masjid
Tiba-tiba ia melihat korban sudah dalam keadaan kaku di atas balkon.
"Saya lihat darah yang sudah mengering di sekitaran wajah. Saya langsung hubungin pimpinan," ucap Saur
Dari informasi yang TribunKaltim.co dapatkan, lokasi kejadian memang ditemukan bercak darah, mulai di lantai yang berasal dari kamar korban, kamar mandi hingga balkon di mana lokasi korban ditemukan.
Sekitar Pukul 18.00 WITA, pihak kepolisian dari Polsek Samarinda Kota, Patroli Beat 110, Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda dan PMI serta relawan tiba di lokasi kejadian guna melakukan pengamanan serta evakuasi korban.
Tampak tim Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda dengan menggunakan APD lengkap bersiap untuk melakukan identifikasi awal.
Baca juga: Ini Kronologi dan Penyebab Atul Tewas di Kamar Hotel di Samarinda
Kasubnit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda, Aiptu Harry Cahyadi saat ditemui usai melakukan identifikasi awal dan evakuasi menjelaskan, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat tentang adanya penemuan tersebut, pihaknya langsung bergegas menuju lokasi kejadian dan berkordinasi dengan Polsek Samarinda Kota untuk keperluan identifikasi awal.
"Dari hasil pemeriksaan awal, korban telah meninggal dunia sekitar 2 jam. Dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya," jelas Aiptu Harry Cahyadi.
Untuk hasil yang lebih lanjut mengenai kematian korban, pihaknya masih menunggu hasil visum dari pihak kedokteran forensik RSUD AW Syahrani Samarinda. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/proses-evakuasi-korban-atan-nama-jery-yang-ditemukan-meninggal-dunia.jpg)