Kabar Artis

From Condet to New Mexico, Iqbaal Ramadhan Ungkap Alami Culture Shock karena Kebebasan di Sekolah

Penyanyi sekaligus aktor, Iqbal Ramadhan beberkan awal-awal menempuh pendidikan di Amerika selama 2 tahun

YouTube HAHAHA TV
Iqbaal Ramadhan saat menceritakan tentang culture schock yang ia alami saat menempuh pendidikan di New Mexico, negara bagian Amerika Serikat. 

TRIBUNKALTIM.CO - Penyanyi sekaligus aktor, Iqbaal Ramadhan beberkan awal-awal menempuh pendidikan di Amerika selama 2 tahun.

Salah satu cerita yang menarik adalah, Iqbaal Ramadhan mengaku jika teman-teman sekolahnya ternyata mengulik background kehidupannya sebagai penyanyi Coboy Junior saat itu.

"Tapi mereka pada ngulik, jadi sebelum gue datang (background diulik)," kata Iqbaal Ramadhan dikutip dari kanal YouTube HAHAHA TV, Rabu (16/2/2022).

Diungkapkan Iqbaal Ramadhan bahwa karena di sekolah tersebut harus tinggal di asrama dan tinggal dengan senior, maka para kakak kelas tersebut akan mencari tahu terlebih dahulu latang belakang pendatang baru.

"Kan kalau lu udah jadi senior, begitu ada adek kelas yang datang yang mau jadi roommate lu, lu kan udah tau namanya. Lu bisa cari facebooknya, terus begitu roomamate gue tau ini gue langsung kayak 'A****g ini siapa nih'" tutur Iqbaal Ramadhan.

Baca juga: Aldy Maldini Eks Coboy Junior Selalu Merasa Kesepian Usai Berpisah dengan Iqbaal Ramadhan dkk

Berasal dari salah sekolah yang ada di daerah Condet Jakarta Timur dan pindah sekolah ke New Mexico America, bagi Iqbaal Ramadhan saat itu sangat mengalami culture shock yang luar biasa di negara tersebut.

Iqbaal Ramadhan menjelaskan bahwa culture shock atau gegar budaya yang paling ia rasakan adalah saat melihat situasi di mana anak-anak di sekolah tersebut diberikan kebebasan.

Di sekolah tersebut, Iqbaal Ramadhan menyampaikan bahwa ada sekitar 200 orang siswa yang berasal dari 90 negara, di mana rata-rata umurnya berusia 18-21 tahun.

Baca juga: BICARA Ekspektasi, Iqbaal Ramadhan: Gak Tahu itu Toxic Threats, Manusiawi, tapi Gue Melakukannya

Dan ia pun menggambarkan bahwa suasana di asrama sekolahnya kurang lebih dengan yang ada di film.

"Maksudnya kurang lebih, apa yang di, itu tadi yang lu bilang, kayak nonton film, ada party-nya. Jadi kitanya, itu terjadi sih," ujar Iqbaal Ramadhan.

Lantaran diberi tanggung jawab besar dari orang tua, tidak dipungkiri Iqbaal Ramadhan kalau pada akhirnya banyak teman-teman seperjuangannya memilih untuk berhenti karena tidak kuat.

Baca juga: Pamer Video Dikecup Mesra Iqbaal Ramadhan, Kiky Ucap Selamat Valentine Cintaku Buat Mantan CJR

Ditanya Ernest Prakasa apa yang membuat temannya tidak bisa bertahan, Iqbaal Ramadhan menyatakan selain karena kurikulum di sekolah, salah satu faktor yang menjadikan mereka keluar adalah karena gaya hidup dan budaya yang berbeda di antara siswa.

"Dengan beban akademis yang lumayan berat, kurikulumnya, ditambah dengan lifestyle dan culure yang berbeda banget dari mana lu datang dan digabungin kan culture-nya dari seluruh dunia," ungkap Iqbaal Ramadhan.

Simak video selengkapnya:

(TribunKaltim.co/Justina)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

 
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved