Balita Terlindas Truk

Fakta Balita Tewas Terlindas Truk di Samarinda, Kalimat 'Aku Mau Pulang' Jadi Penyesalan Ibu Korban

Nasib nahas menimpa seorang balita di Jalan Sultan Sulaiman, Kelurahan Pelita VI, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (19/2/20

Editor: Heriani AM
Tribunkaltim.co/ Rita Lavenia
Lokasi persis tempat kecelakaan maut yang menimpa balita usia 4 tahun, Sabtu (19/2/2022). Seorang balita tewas terlindas truk di Samarinda. 

TRIBUNKALTIM.CO - Nasib nahas menimpa seorang balita di Jalan Sultan Sulaiman, Kelurahan Pelita VI, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (19/2/2022).

Balita berinisial MB itu tewas seketika akibat tersambar sebuah truk yang melintas di jalan.

Dari informasi yang dihimpun TribunKaltim.co, insiden tersebut terjadi pada pukul 10.45 Wita.

Kala itu, balita yang diperkirakan belum genap lima tahun ini sedang bermain di depan rumah dan diduga hendak menyeberang jalan.

Baca juga: Balita Tewas Terlindas Truk di Samarinda, Terungkap Keberadaan Sopir Setelah Kejadian, Kata Keluarga

Di saat bersamaan, muncul truk bernomor polisi KT 8998 BG dan menabrak balita yang bermain sendirian tersebut.

Berikut fakta-fakta balita yang tewas tertindas truk di Samarinda:

1. Isak Tangis Penuhi Pemakaman

Suasana lokasi yang menewaskan balita MB akibat terlindas truk di depan rumahnya, di Jalan Sultan Sulaiman, Kelurahan Pelita VI, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (19/2/2022).
Suasana lokasi yang menewaskan balita MB akibat terlindas truk di depan rumahnya, di Jalan Sultan Sulaiman, Kelurahan Pelita VI, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (19/2/2022). (TRIBUNKALTIM.CO/HO)

MB (4), balita laki-laki yang tewas terlindas truk, tepat di depan rumahnya, Jalan Sultan Sulaiman, Kelurahan Pelita VI Kecamatan Sambutan, Samarinda kini tengah dikuburkan di Tempat Pemakaman Muslim Pelita 6, pukul 16.46 WITA.

Rasa haru mengiringi perjalanan MB ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Ketika tiba di pemakaman, sang kakak yang diketahui bernama Nurul (7) tak kuasa menahan tangis.

Gadis kecil ini terus memanggil nama adiknya yang tentu tak lagi akan menyahut dengan suara polosnya.

"Adiku mana. Kenapa di situ (dikubur)," ucap Nurul dengan suara gemetar sambil terus menoleh ke tumpukan tanah yang membenamkan tubuh adiknya.

Pemakaman pun berlangsung khusyu'. Nampak puluhan keluarga dan tetangga ikut mengantarkan MB ke peristirahatn terakhirnya.

Sebelum dimakamkan, diketahui tubuh malang MB sempat dibawa ke rumah sakit untuk proses pemandian dan penyelidikan kepolisian.

"Tadi cuma dimandikan. Memang perlu penanganan medis karena almarhum mengalami luka berat di kepala," tutur Nina (35), salah seorang kerabat yang turut mengantar.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved