Berita Internasional Terkini
Sejarah Terbentuknya NATO dan Keterlibatannya dengan Perang Rusia - Ukraina
Perang berkecamuk antara Rusia dengan Ukraina. Kini, sejumlah wilayah di Ukraina tengah dibombardir Rusia
Mantan Perdana Menteri Inggris, Winston Churchill, menyebut wilayah-wilayah yang "dikuasai" Uni Soviet tersebut diperintah dengan Tirai Besi.
Baca juga: Akhirnya Perang Rusia vs Ukraina Pecah, Daftar Kota yang Dibom Pasukan Vladimir Putin
Di satu sisi, kerja sama semasa Perang Dunia II antara Blok Sekutu wilayah barat dengan Uni Soviet telah benar-benar rusak sebagaimana dilansir Britannica.
Masing-masing pihak mengatur sektornya sendiri. Jerman terbagi menjadi dua: Jerman Barat berhaluan demokratis dan Jerman Timur berhaluan komunis.
Pada 1948, AS meluncurkan Marshall Plan yang berisi penyaluran bantuan ekonomi dalam skala besar ke negara-negara Eropa barat dan selatan.
Syaratnya, mereka harus saling bekerja sama dan terlibat dalam perencanaan bersama untuk mempercepat pemulihan bersama mereka.
Sementara itu, Eropa juga mengonsolidasikan pemulihan militer sendiri di bawah Traktat Brussel pada 1948 yang melibatkan Inggris, Perancis, Belgia, Belanda, dan Luksemburg.
Baca juga: NEWS VIDEO Ukraina Diserang Rusia, Warga Kiev Panik Selamatkan Diri
Mereka membuat perjanjian pertahanan kolektif yang disebut Uni Eropa Barat.
Akan tetapi, mereka langsung sadar bahwa mereka butuh aliansi yang lebih tangguh untuk memberikan penyeimbang militer yang memadai dari ancaman Uni Soviet.
Setelah itu, Inggris, Kanada, dan AS terlibat dalam pembicaraan rahasia tentang aliansi pertahanan dan keamanan yang berfungsi sebagai alternatif dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pada Maret 1948, sebulan setelah kudeta komunis di Cekoslowakia pada Februari, Inggris, Kanada, dan AS pemerintah memulai diskusi tentang skema pertahanan kolektif multilateral.
Skema tersebut bertujuan meningkatkan keamanan Barat.
Baca juga: Konflik Rusia - Ukraina, Seruan Andriy Shevchenko, Legenda AC Milan, Kami harus Bersatu
Pembicaraan-pembicaraan itu akhirnya diikuti oleh Perancis, Belgia, Belanda, Luksemburg, dan Norwegia.
Pada April 1949 disepakatilah Perjanjian Atlantik Utara dan terciptalah NATO. Inti dari NATO disebut-sebut tertuang dalam Pasal 5 Perjanjian Atlantik Utara.
Pasal ini diberlakukan agar jika Uni Soviet melancarkan serangan terhadap salah satu sekutu NATO, hal tersebut akan dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota NATO, termasuk AS.
Dilansir dari laman resmi www.nato.int, organisasi ini bertujuan untuk menjamin kemerdekaan dan keamanan dari segi ancaman politik serta militer terhadap para anggotanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pargoy.jpg)