Berita Internasional Terkini
UPDATE Konflik Rusia vs Ukraina, Ukraina Desak Warga untuk Melawan Saat Pasukan Rusia Memasuki Kyiv
Update Rusia vs Ukraina terkini, Ukraina desak warga untuk melawan saat pasukan Rusia memasuki Kyiv.
Penulis: Briandena Silvania Sestiani | Editor: Briandena Silvania Sestiani
TRIBUNKALTIM.CO - Update Rusia vs Ukraina terkini, Ukraina desak warga untuk melawan saat pasukan Rusia memasuki Kyiv.
Ledakan dan tembakan terdengar di distrik utara Kyiv, saat pasukan Rusia yang menyerbu mendekat, lapor AFP dari lapangan, sebagaimana mengutip TheGuardian (25/02/2022).
Pejalan kaki berlari untuk keselamatan dan tembakan senjata ringan dan ledakan terdengar di daerah Obolonsky.
Ledakan yang lebih besar bisa terdengar sampai ke pusat kota.
Pasukan Rusia pertama kali tiba di pinggiran Kyiv pada hari Kamis ketika pasukan yang diangkut dengan helikopter menyerang sebuah lapangan terbang di luar kota, dekat dengan Obolonsky, lapor AFP.
Baca juga: Imbas Rusia vs Ukraina, 3 Negara Ini Minta Alternatif Play Off Kualifikasi Piala Dunia Dimainkan
Baca juga: Rusia vs Ukraina Kian Memanas, Vladimir Putin Beri Ultimatum untuk Siapa pun yang Berani Ikut Campur
Ketika mereka tiba di Obolonsky, di dalam kota, halaman Facebook Kementerian Pertahanan mendesak warga sipil untuk melawan:
"Kami mendesak warga untuk memberi tahu kami tentang pergerakan pasukan, membuat bom molotov, dan menetralisir musuh."
Sebelumnya, saat fajar menyingsing di Kyiv, sirene serangan udara terdengar di seluruh ibu kota Ukraina di tengah peringatan serangan Rusia yang akan segera terjadi di kota itu.
Ukraina memperkirakan serangan tank Rusia pada Jumat malam bisa menjadi hari terberat dalam perang, kata seorang penasihat menteri dalam negeri Ukraina.
Anton Herashchenko mengatakan para pembela Kyiv siap dengan rudal anti-tank yang dipasok oleh sekutu asing.
Baca juga: Perang Rusia vs Ukraina: Sejarah Konflik 2 Negara Pecahan Uni Soviet Ini, Bermula dari Krisis 2013
Sebelumnya, penduduk Kyiv melaporkan terbangun oleh suara ledakan ketika laporan beredar bahwa Rusia telah meluncurkan serangkaian serangan rudal di kota berpenduduk hanya di bawah 3 juta jiwa.
Banyak warga sipil mencari keselamatan di tempat perlindungan bom dan stasiun metro karena laporan tank Rusia bergerak lebih dekat ke kota dari semua sisi.
- Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengatakan bahwa menurut pandangan intelijen Inggris, Rusia bermaksud untuk menyerang seluruh Ukraina tetapi tentaranya gagal memenuhinya pada hari pertama invasinya. Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan "semua bukti menunjukkan bahwa Rusia bermaksud untuk mengepung dan mengancam" ibukota Ukraina.
- Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy telah mengkonfirmasi beberapa laporan serangan rudal Rusia dalam pidato nasional pada Jumat pagi. Beberapa ledakan terdengar di Kyiv pada Jumat pagi saat serangan Rusia memasuki hari kedua. Dua bangunan terbakar di tenggara ibu kota setelah sebuah pesawat Rusia ditembak jatuh dan sebuah pos perbatasan di tenggara terkena rudal, yang menyebabkan korban.
- Zelenskiy mengatakan 137 orang tewas dan 316 terluka sejauh ini. Dalam pidato video pada Kamis malam, dia menyesalkan bahwa Ukraina telah "dibiarkan sendirian untuk mempertahankan negara kita", tetapi mengatakan dia akan tetap tinggal di ibu kota meskipun menjadi "target nomor satu" Rusia.
- Ukraina telah menetapkan mobilisasi militer penuh dan semua pria berusia 18-60 tahun dilarang meninggalkan Ukraina. (*)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/para-pengunjuk-rasa-menentang-invasi-rusia.jpg)