Ibu Kota Negara
ASN tak Mau Pindah ke IKN bisa Mutasi ke Pemprov DKI Jakarta? Peringatan Menpan RB & Keberatan Anies
ASN yang tak mau pindah ke IKN Nusantara di Kaltim bisa mutasi ke Pemprov Jakarta? Keberatan Anies Baswedan dan peringatan Menpan RB, Tjahjo Kumolo.
Menurutnya, dibutuhkan ASN yang pintar dan memiliki kemampuan dan pengetahuan teknologi yang baik.
Tjahjo Kumolo menuturkan, dalam pengambilan keputusan pemindahan ASN ke IKN akan ada penentuan kriteria, alternatif, dan kewajiban.
Ia pun mengatakan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan terkait rencana pemindahan ibu kota ini.
"Upaya-upaya yang sedang disiapkan adalah simplifikasi proses bisnis, pembangunan ekosistem digital sebagai strategi transformasi multisektor, penguatan koordinasi, dan penataan manajemen ASN," kata dia.
Namun menurut Tjahjo Kumolo, hingga kini belum ada ASN yang menyatakan menolak dipindahtugaskan ke IKN Nusantara.
Termasuk ASN yang mengajukan pensiun dini.
"Sampai sekarang belum diputuskan nama-nama ASN yang harus pindah nanti 2023 dan belum ada yang resmi mengajukan menolak dipindah," ungkap Tjahjo Kumolo.
Baca juga: Patok Kawasan Inti IKN di Sepaku Dipasang, Puluhan Rumah Warga dan Kebun Ditandai, Kapan Direlokasi?
Rancangan undang-undang Ibu Kota Negara Nusantara (RUU IKN) telah disahkan, selanjutnya pembangunan pun akan dimulai secara bertahap mulai tahun ini hingga 2024.
Nantinya sejumlah IKN Nusantara ini akan ditempati para pegawai ASN.
Keberatan Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menolak ASN dari pemerintah pusat yang berniat pindah ke Pemprov DKI Jakarta karena tidak mau ditempatkan di IKN Nusantara di Kalimantan Timur.
Anies Baswedan menilai, pemindahan ASN ke Jakarta hanya akan menjadi beban, di saat tenaga mereka tidak diperlukan di Pemprov DKI Jakarta
"Nanti menjadi beban bagi warga Jakarta, secara jumlah (ASN) sudah cukup di Jakarta," ucap Anies Baswedan saat ditemui di Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (2/3/2022) seperti dikutip TribunKaltim.co dari kompas.com.
Mantan Menteri Pendidikan Kabinet Kerja Jilid I ini mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan menerima ASN yang pindah apabila sesuai dengan prosedur.
Namun Anies Baswedan berharap, tidak ada ASN yang pindah ke Jakarta karena jumlah ASN di lingkungan kerjanya sudah sangat cukup.