Viru Corona di Kaltim
Varian Omicron Cepat Menyebar, Bed Occupancy Ratio Kalimantan Timur Dikatakan Terkendali
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur mengatakan bahwa sebaran Covid-19 varian Omicron cenderung cepat dan bergejala ringan
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur mengatakan bahwa sebaran Covid-19 varian Omicron cenderung cepat dan bergejala ringan.
Hal itu diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Masitah. Bahkan dia mengatakan sebaran lebih cepat hingga lima kali lebih cepat dari varian sebelumnya.
Meski demikian, gejala yang diidap penderita varian Omicron ini sangat kecil bergejala berat, kecuali komorbid dan belum melakukan vaksinasi.
"Kasus meninggal yang beberapa hari dilaporkan memiliki komorbid dan belum vaksin, ini juga harus dipahami masyarakat, bahwa vaksin juga bisa mengurangi dampak parah dari Covid-19, karena menangkal virus ini hanya dua, prokes dan vaksinasi," terang Masitah, Jumat (4/3/2022).
Terkait Bed Occupancy Ratio (BOR) rumah sakit serta tempat isolasi terpusat (isoter), Masitah mengatakan masih di tingkat aman dan terkendali.
Baca juga: UPDATE Covid-19 Kaltim, Kasus Terkonfirmasi Positif Masih Terjadi, Diprediksi Maret Ini Turun
Baca juga: UPDATE Covid-19 Kaltim, Kasus Terkonfirmasi Positif dan Sembuh Lebih dari 1.000
Sampai 3 Maret 2022, terdapat 663 pasien Covid-19 dirawat di rumah sakit dengan BOR ICU sebanyak 50 pasien dari ketersediaan 183 tempat tidur atau sekitar 27 persen.
"BOR isolasi pasien dirawat sebanyak 613 kasus dari ketersediaan 1.567 tempat tidur atau mencapai 39 persen," ungkapnya.
Pada umumnya varian Omicron, ditegaskan kembali oleh Masitah, memberi gejala ringan sehingga BOR rumah sakit maupun isoter terkendali.
"BOR rumah sakit hanya untuk pasien dengan kasus sedang dan berat. Pasien dengan kasus tanpa gejala atau kasus ringan akan dilihat terlebih dulu, apakah bisa dirawat di isoter," jelasnya.
"Bila memungkinkan isoman di rumah, maka dilakukan saja, dengan dipantau melalui telemedicine," imbuh Masitah.
Baca juga: UPDATE Covid-19 Kaltim, Prediksi Puncak Omicron Tepat Akhir Februari, Kini Mulai Turun Perlahan
Di Ibu Kota Kaltim, Samarinda sendiri, menyiapkan sembilan rumah sakit rujukan Covid-19.
Lalu di Kabupaten/Kota lain, rumah sakit rujukan Covid-19 diantaranya Kota Balikpapan 14 rumah sakit, Kabupaten Kukar tiga rumah sakit.
Kota Bontang dan Kabupaten Kutai Timur terdapat lima rumah sakit rujukan.
Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Barat hanya menyediakan satu rumah sakit.
Kabupaten Berau, Mahakam Ulu (Mahulu) dan Paser ada dua rumah sakit rujukan Covid-19.
Baca juga: Kaltim Berada di Posisi 5 Besar Nasional untuk Cakupan Vaksinasi Dosis 1 dan 2 Terbanyak
Data BOR Kaltim 10 Kabupaten/ Kota :
1. Kota Samarinda
RSUD Abdul Wahab Sjahranie
RSJD Atma Husada Mahakam
RSUD I.A.Moeis
RS Umum Dirgahayu
RS Umum Bhakti Nugraha
RS Umum Haji Darjad
RS Samarinda Medika Citra
RS Siaga Al-Munawwarah Samarinda
RS Hermina Samarinda
Total pasien dirawat 178
- BOR isolasi terisi 171 pasien dari ketersediaan 310 tempat tidur (55 persen)
- BOR ICU 7 pasien dari ketersediaan 33 tempat tidur (21 persen)
2. Kota Balikpapan
RSUD Dr Kanujoso Djatiwibowo,
RSUD Beriman
RS Pertamina
RS Dr R Hardjanto
RS Restu Ibu
RS Ibu dan Anak Sayang Ibu
RS Bhayangkara
RS Medika Utama Permata
RS Siloam Hospitals
RS Umum Balikpapan Baru
RS Umum Tingkat IV Lanud
RS Ibu Anak Asih
RS Hermina
RS Medika Utama Manggar.
Total pasien dirawat 211
- BOR isolasi terisi 189 pasien dari ketersediaan 649 tempat tidur (29 persen)
- BOR ICU 22 pasien dari ketersediaan 72 tempat tidur (31 persen)
3. Kab. Kutai Kartanegara
RSUD Aji Muhammad Parikesit
RSUD Aji Batara Agung Dewa Sakti
RS Umum Daerah Dayaku Raja
Total pasien dirawat 74
- BOR isolasi terisi 62 kasus dari ketersediaan 115 tempat tidur (54 persen)
- BOR ICU 12 kasus dari ketersediaan 29 tempat tidur (41 persen)
4. Kota Bontang
RSUD Taman Husada Bontang
RS Pupuk Kaltim
RS LNG Badak
RS Amalia Bontang
RS Islam Bontang
5. Kab. Kutai Timur
RSUD Kudungga
RSUD Sangkulirang
RS Umum Maloy
RS Pupuk Kaltim Prima Sangatta
RS Umum Medika Sangatta
Total pasien 88
- BOR isolasi terisi 84 pasien dari ketersediaan 226 tempat tidur (37 persen)
- BOR ICU 4 kasus dari ketersediaan 15 tempat tidur (27 persen)
5. Kab. Kutai Timur
RSUD Kudungga
RS Umum Maloy
RS Pupuk Kaltim Prima Sangatta
RS Umum Medika Sangatta
RS Umum Daerah Sangkulirang
Total pasien dirawat 35
- BOR isolasi terisi 34 pasien dari ketersediaan 105 tempat tidur (32 persen)
- BOR ICU 1 pasien dari ketersediaan 12 tempat tidur (8 persen)
6. Kab.Kutai Barat
RSUD Harapan Insan Sendawar
Total pasien dirawat 23
- BOR isolasi terisi 22 pasien dari ketersediaan 24 tempat tidur (73 persen)
- BOR ICU 1 pasien dari ketersediaan 2 tempat tidur (50 persen)
7. Kab. Berau
RSUD Dr Abdul Rivai
RSUD Talisayan.
Total pasien dirawat 24
- BOR isolasi terisi 21 pasien dari ketersediaan 40 tempat tidur (53 persen)
- BOR ICU 3 pasien dari ketersediaan 10 tempat tidur (30 persen)
8. Kab.Penajam Paser Utara (PPU)
RSUD Ratu Aji Putri Botung
Total pasien dirawat 8
- BOR isolasi terisi 8 pasien dari ketersediaan 20 tempat tidur (40 persen)
- BOR ICU 0 pasien dari ketersediaan 6 tempat tidur (0 persen)
9. Kab. Paser
RSUD Panglima Sebaya
RS Pratama Batu Engau
Total pasien dirawat 13
- BOR isolasi terisi 13 kasus dari ketersediaan 45 tempat tidur (29 persen)
- BOR ICU 0 pasien dari ketersediaan 4 tempat tidur (0 persen)
10. Kab. Mahakam Ulu (Mahulu)
RS Gerbang Sehat Mahulu
RS Nawacita Datah Dawai
Total pasien dirawat 9
- BOR isolasi terisi 9 pasien dari ketersediaan 27 tempat tidur (33 persen)
- BOR ICU 0 kasus (0 persen)
Sumber data: Dinkes Kaltim, per tanggal 3 Maret 2022. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/isolasi-rsud-aw-sjahranie-saat-merawat-abk-vietnam.jpg)