Kebakaran di Balikpapan
Satu Korban Kebakaran di Balikpapan Sempat Berupaya Selamatkan Diri, Sisanya Diduga Masih Tidur
Petugas gabungan BPBD Balikpapan serta unsur relawan lainnya masih terus mencari korban kebakaran dalam puing reruntuhan, Selasa (8/3/2022)
Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Petugas gabungan BPBD Balikpapan serta unsur relawan lainnya masih terus mencari korban kebakaran dalam puing reruntuhan, Selasa (8/3/2022).
Sebelumnya, berhasil menemukan tiga korban dalam puing kebakaran. Satu per satu korban lantas dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan.
Plt Kepala BPBD Balikpapan, Zulkifli mengatakan bahwa diduga kuat masih ada satu korban lagi. Dan hingga saat ini masih dalam upaya pencarian.
"Karena ada laporan. Jadi kuat dugaan masih ada 1 lagi, ini masih diupayakan pencariannya. Tapi kita berharap semoga tidak ada," sebut Zulkifli, Selasa (8/3/2022), di lokasi kejadian.
Adapun latar belakang korban merupakan pekerja dari salah satu warung yang ikut terbakar. Sementara satu orang lagi dalam kondisi kurang sehat sehingga gagal untuk evakuasi diri.
Baca juga: BREAKING NEWS Kebakaran di Balikpapan Utara Lalap Empat Ruko, Satu Korban Meninggal Dunia
Baca juga: Kebakaran di Balikpapan Telan Korban Jiwa, 3 Jasad Berhasil Dievakuasi, Satu Sedang Dalam Pencarian
Baca juga: Aksi Heroik Susilo Selamatkan Korban Kebakaran di Muara Rapak Balikpapan, Sayangnya Satu Tertinggal
Hal tersebut diketahui lantaran ada bekas upaya mendobrak pintu namun gagal. Sehingga satu korban pertama diketahui ikut terbakar.
Tapi soal jenis kelamin, Zulkifli melanjutkan, belum diidentifikasi. Sampai saat ini, Zulkifli belum menerangkan mengenai data korban.
"Kejadian jam 04.00 subuh, kemungkinan korban dalam kondisi tertidur. Sehingga untuk menyelamatkan diri pasti susah," ujar Zulkifli.
"Dan kondisi rumah ini bertingkat. Kemungkinan kalau tertidur di tingkat terpisah, pasti sulit evakuasinya," cetusnya.
Ada kendala, korban tertimbun reruntuhan. Sehingga pencarian sedikit terhambat dan harus menggunakan bantuan unit derek untuk mengangkat puing bangunan.
Hingga berita ini ditulis, sekitar pukul 11.00 Wita, proses evakuasi dihentikan sementara. Mengingat kendala puing reruntuhan yang masif.
Seorang petugas yang enggan menyebut namanya, saat ini masih menunggu unit dari Dinas PU untuk melanjutkan proses evakuasi. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/proses-pencarian-korban-yang-diduga-masih-satu-orang.jpg)