Breaking News
Rabu, 22 April 2026

Berita Internasional Terkini

Invasi Putin Runtuh, Tank Rusia Terjebak Lumpur di Ukraina

Invasi yang dilakukan Rusia kepada Ukraina dikabarkan melemah, Tank Putin terjebak lumpur.

Kolase Tribunkaltim.co / AFP/ARIS MESSINIS
Presiden Rusia, Putin dan salah satu kota di Ukraina. 

TRIBUNKALTIM.CO - Invasi yang dilakukan Rusia kepada Ukraina dikabarkan melemah, Tank Putin terjebak lumpur.

Mengutip dari dailymail.co.uk, pasukan tentara Rusia kini telah putus asa dan menggandakan kebrutalan untuk mematahkan perlawanan heroik Ukraina.

Pasukan Ukraina memukul mundur serangan Rusia terhadap kota-kota besar di hari ke-13

Menteri Pertahanan Rusia memperingatkan akan ada serangan membabi buta lebih lanjut terhadap warga sipil.

Baca juga: Siap Tempur, 15 Kapal Perang Rusia Siap Hadang 2 Kapal Perusak AS yang Sudah Masuk ke Laut Baltik

Pejabat Kremlin tadi malam dikatakan secara pribadi mengecam invasi itu sebagai clusterf***.

Dan dirinya juga menyatakan berduka atas kematian ekonomi Rusia dan hilangnya hingga 12.000 tentara.

Sebuah konvoi menuju Kyiv dari utara dikatakan telah terjebak dalam lumpur saat salju telah mencair.

Sementara pasukan Rusia mengalami demoralisasi bersiap untuk pertempuran dalam suhu yang akan turun ke minus 20C akhir pekan ini.

Baca juga: NEWS VIDEO 4 Syarat yang Harus Dipenuhi Ukraina Jika Ingin Rusia Hentikan Serangan

Rusia juga menderita kerugian besar di darat dan di udara dengan tentara Ukraina meledakkan tank dan jet dengan bantuan roket yang diberikan kepada mereka oleh Inggris dan aliansi Barat.

Di sini kita melihat bagaimana perang telah berlangsung sejauh ini untuk Putin:

Terhempas dari langit

Setiap hari slelalu ada rekaman baru yang memperlihatkan jet tempur Rusia dan helikopter tempur yang diterbangkan dari langit.

Baca juga: UPDATE TERBARU Rusia Umumkan Gencatan Perang, Putin Siapkan Koridor Evakuasi Warga di 5 Kota Ukraina

Kerugian seperti itu tampaknya bertentangan dengan logika mengingat skala dan kecanggihan yang tampak dari pasukan Moskow.

Putin berasumsi dia bisa mencapai supremasi udara pada hari pertama.

Dua minggu kemudian, sistem rudal darat-ke-udara S-300 Ukraina tetap beroperasi dan efektif.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved