CPNS
Pendidikan Gratis dan Lulus Jadi CPNS, Inilah Deretan Sekolah Kedinasan Tahun 2022
Sekolah kedinasan merupakan alternatif bagi lulusan SMA sederajat yang ingin menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS).
TRIBUNKALTIM.CO - Sekolah kedinasan merupakan alternatif bagi lulusan SMA sederajat yang ingin menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS).
Ya, sekolah kedinasan juga menjadi incaran para siswa setiap tahunnya.
Sekolah tinggi kedinasan merupakan perguruan tinggi yang berada langsung di bawah kementerian atau lembaga pemerintahan.
Setidaknya ada delapan sekolah kedinasan yang bisa dipilih siswa/siswi ketika telah lulus di bangku SMA.
Baca juga: Jangan Sedih CPNS 2022 Ditiadakan, Cek Formasi PPPK & Daftar Jurusan Sekolah Kedinasan di Indonesia
Daftar Sekolah Kedinasan
1. STAN
Melansir laman PKN STAN, Politeknik Keuangan Negara STAN adalah perguruan tinggi yang berfokus pada pendidikan vokasi di bidang keuangan negara.
Melansir Kompas.com, 16 April 2021, mulai 2021, PKN STAN memiliki 3 program studi, Program Diploma IV Akuntansi Sektor Publik, Program Diploma IV Manajemen Keuangan Negara, dan Program Diploma IV Manajemen Aset Publik.
Lulusan Prodi D4 dapat diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Keuangan, Kementerian/Lembaga lainnya atau Pemerintah Daerah sesuai dengan formasi/kebutuhan yang tersedia pada tahun yang bersangkutan.
Untuk mahasiswa yang masuk melalui jalur program reguler atau program afirmasi dari lulusan SMA sederajat, seluruh biaya pendidikan di PKN STAN dibebankan pada APBN.
Namun, PKN STAN tidak memberikan uang saku kepada mahasiswa selama pendidikan.
Pada 2021, nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) menjadi salah satu syarat administrasi pendaftaran PKN STAN. Akan tetapi untuk 2022 belum terdapat keputusan apakah nilai UTBK akan kembali digunakan.
2. STIN
Melansir laman Sekolah Tinggi Intelijen Negara, sekolah ini mempunyai visi menjadi Perguruan Tinggi Intelijen bertaraf Internasional (World Class Intelligence College) yang mempunyai keunggulan dan kewibawaan dalam mendukung terwujudnya keamanan nasional.
Selama kuliah di STIN, tidak dipungut biaya. Mahasiswa akan tinggal di asrama, mendapat konsumsi, dan seragam. Disebutkan juga bahwa setelah lulus kuliah, akan diangkat menjadi CPNS.
Mahasiswa pun berkesempatan berlatih menjadi Indonesian Cyber Task Force dan ahli dalam bidang Biomedical Hazard.
Untuk mendapat semua manfaat itu, calon mahasiswa perlu melakukan ujian atau seleksi. Pendaftaran dan persyaratan untuk mendaftar dapat berubah setiap tahunnya.
Baca juga: Penerimaan CPNS Ditiadakan, Rekrutmen PPPK 2022 Hanya Fokus pada 3 Formasi Utama
3. STMKG
Melansir laman STMKG, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) merupakan sekolah yang berada di bawah Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
STMKG memiliki program studi jenjang D4 yang meliputi:
1. Meteorologi
2. Klimatologi
3. Geofisika
4. Instrumentasi
Mengutip Kompas.com, 10 Desember 2021, lulusan STMKG akan bekerja di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika sesuai ketentuan yang berlaku sejak dinyatakan lulus pendidikan, dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Untuk STMKG, biaya pendidikan gratis. Namun, taruna dan taruni yang diterima akan ditarik biaya untuk keperluan seragam, atribut, dan lainnya. Biaya tersebut akan dibebankan hanya di awal pendidikan (yaitu saat daftar ulang) untuk 4 tahun pendidikan.
4. SSN
Melansir laman poltek SSN, Politeknik Siber dan Sandi Negara (dahulu Sekolah Tinggi Sandi Negara) merupakan Perguruan Tinggi Kedinasan yang diselenggarakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Lulusan Poltek SSN dapat diangkat menjadi CPNS di lingkungan Badan Siber dan Sandi Negara atau instansi pemerintah lainnya.
Poltek SSN memiliki 3 (tiga) Program Studi Diploma IV (empat) dengan sistem paket yang harus diselesaikan dalam 8 (delapan) semester selama 4 (empat) tahun.
Program studi yang tersedia yaitu:
1. Rekayasa Keamanan Siber
2. Rekayasa Kriptografi
3. Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi.
Baca juga: Terbaru! Info Pendaftaran CPNS 2022 Lewat Jalur Sekolah Kedinasan, Ada Poiteknik STIS, IPDN, STAN
5. STIS
Politeknik Statistika STIS merupakan perguruan tinggi kedinasan program Diploma IV, yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik sejak tahun 1958, memberi kesempatan lulusan sekolah menengah umum jurusan IPA untuk dididik menjadi ahli statistik.
Melansir laman SPMB STIS, pada 2021 STIS membuka untuk Program Studi Statistika Program Diploma III, Program Studi Statistika Program Diploma IV, dan Program Studi Komputasi Statistik Program Diploma IV.
Lulusan Program Diploma III akan diangkat sebagai calon Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan II/c dan akan ditugaskan di Badan Pusat Statistik (BPS) di seluruh wilayah Indonesia.
Lulusan Program Diploma IV akan diangkat sebagai calon Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan III/a dan akan ditugaskan di Badan Pusat Statistik (BPS)/Kementerian/Lembaga/Instansi lainnya di seluruh wilayah Indonesia. Selama masa pendidikan, mahasiswa dibebaskan dari biaya pendidikan (tanpa uang saku).
6. Poltekip dan Poltekim
Melansir laman BPSDM Kemenkumham, sekolah kedinasan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim) adalah sekolah kedinasan di bawah Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).
Mengutip laman Poltekip, jurusan yang tersedia yaitu Manajemen Pemasyarakatan, Teknik Pemasyarakatan, dan Bimbingan Pemasyarakatan.
Sementara itu melansir laman Poltekim, Poltekim melatih individu untuk bekerja dalam pekerjaan pemerintah di bidang imigrasi, baik untuk ditempatkan di kantor imigrasi di seluruh Indonesia atau di unit imigrasi di perwakilan luar negeri Indonesia.
Adapun program studinya yaitu: D4 Manajemen Teknologi Keimigrasian D4 Administrasi Keimigrasian D4 Hukum Keimigrasian D3 Keimigrasian.
Baca juga: Contoh Surat Lamaran Kerja untuk CPNS yang Benar, Wajib Unggah Scan Sertifikat Akreditasi
7. Sekolah Kedinasan Kemenhub
Melansir laman Dikdin BKN, yang termasuk sekolah kedinasan Kemenhub adalah:
1. Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD)
2. Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
3. Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Tegal
4. Politeknik Transportasi Sungai Danau Penyeberangan Palembang
5. Politeknik Transportasi Darat (POLTRADA) Bali
6. Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta
7. Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar
8. Politeknik Pelayaran Surabaya
9. Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
10. Politeknik Pelayaran Sumatera Barat
11. Politeknik Pelayaran Banten
12. Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh
13. Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara
14. Politeknik Pelayaran Barombong
15. Politeknik Pelayaran Sorong
16. Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
17. Politeknik Penerbangan Makassar
18. Politeknik Penerbangan Medan
19. Politeknik Penerbangan Surabaya
20. Politeknik Penerbangan Jayapura
21. Politeknik Penerbangan Palembang
Baca juga: Tenaga Honorer Bisa Diangkat Jadi CPNS, Simak Kriteria dan Proses Seleksinya Berikut Ini
8. IPDN
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) adalah Lembaga Pendidikan Tinggi Kedinasan dalam lingkungan Kementerian Dalam Negeri.
Melansir laman IPDN, calon mahasiswanya disebut calon Praja.
Diharapkan calon Praja memiliki dasar pengetahuan dan keterampilan yang memadai, kesehatan diri yang prima, kemampuan psikologis diri yang mampu berkembang secara potensial, integritas dan kejujuran diri yang terpercaya, kemampuan berkomunikasi yang efektif, dan kesiapan untuk bekerja di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pada seleksi IPDN 2021, tidak dipungut biaya, kecuali pada tahap SKD dikenakan biaya Rp 50.000 seperti sekolah kedinasan lainnya.
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul 8 Sekolah Kedinasan 2022, Pendidikan Gratis dan Lulus Jadi CPNS, https://banjarmasin.tribunnews.com/2022/03/07/8-sekolah-kedinasan-2022-pendidikan-gratis-dan-lulus-jadi-cpns?page=all.