Berita Bontang Terkini
Menengok Masjid Terapung Bontang, Bangunan Serupa Bahtera yang Berlabuh di Atas Laut Selambai
Bangunan megah serupa bahtera yang berlabuh di laut Kampung Atas Laut Selambai, menjadi masjid terunik sepanjang sejarah berdirinya Kota Bontang.
Penulis: Ismail Usman | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Bangunan megah serupa bahtera yang berlabuh di laut Kampung Atas Laut Selambai, menjadi masjid terunik sepanjang sejarah berdirinya Kota Bontang.
Selain memberikan kenyamanan dalam beribadah, bangunan yang dikenal masjid terapung itu juga menyajikan pemandangan bahari yang melekat dengan karakteristik Kota Bontang sebagai wilayah mayoritas maritim.
Sehingga masjid yang dinamai Darul Irsyad itu pun digadang-gadang akan menjadi icon pusat wisata religi di Kota Bontang.
Jika ditengok dari kejauhan, mulai dari kubah, menara, hingga dinding dan pagar masjid yang didominasi corak keemasan seakan menambah artistik bangunan masjid.
Saat hendak masuk area masjid, terpadang gerbang berdiri kokoh yang menambah kesan intim bagi para wisatawan yang berkunjung.
Baca juga: Wali Kota Bontang Basri Rase Resmikan Masjid Terapung Darul Irsyad, Dibangun Selama 3 Tahun
Baca juga: Hindari Ditabrak Kapal Lagi, Masjid Terapung di Bontang akan Dipasang Pagar Pengaman
Baca juga: Riskan Ditabrak Kapal, Pemkot Bontang akan Bangun Pagar Pengaman di Sekeliling Area Masjid Terapung
Sementara di ujung bangunan, terdapat anjungan yang menjorok ke laut menyerupai moncong kapal yang beralaskan lantai kaca.
Dalam bangunan berarsitektur kapal ini, tersaji pula fasilitas modern, mulai dari toilet hingga tempat wuduh. Ditambah lagi ornamen Islami yang menjadi pelengkap kenyamanan pengunjung saat beribadah.
Gedung yang menelan biaya Rp 60 miliar ini menghabiskan waktu pengerjaan selama 3 tahun. Dengan jumlah kapasitas mencapai 300 jamaah.
Wali Kota Bontang, Basri Rase yang hadir meresmikan gedung mengatakan, masjid terapung yang dibangun bertahap ini belum seluruhnya sempurna.
Sebab pembangunan lahan parkir dan pagar pengaman masjid baru akan mulai diusulkan di APBD perubahan 2022 ini.
Namun sebagai komitmen, masjid yang diresmikan, per Jumat (11/3), kini bisa digunakan warga sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.
Baca juga: Masjid Terapung Bontang Sudah Bisa Digunakan Warga Muslim untuk Salat Jumat di Pekan Ini
“Agar bisa digunakan saat Ramadhan, sembari menunggu pembangunan lahan parkir dan pagar pengaman,” terangnya saat sambutan agenda peresmian masjid, Jumat (11/3/2022).
Selain itu, Basri juga menjelaskan terkait penentuan nama masjid. Alasan memberi nama Darul Irsyad lantaran memberikan makna petunjuk.
Sebagaimana bengunan serupa kapal ini diharap bisa membawa umat islam ke arah yang lebih baik.
“Nama ini tentu punya makna dan menjadi tempat yang baik untuk kita beribadah,” bebernya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pemandangan-cerah-di-atas-air.jpg)