Selasa, 14 April 2026

Berita Kukar Terkini

Longsor di KM 50 Dekat Warung Panjang di Samboja Kukar Tutup 1 Lajur Jalan

Jika pengendara bermotor dari arah Balikpapan, hendak menuju Kota Tepian Samarinda setelah Warung Panjang ditanjakan sebelah kiri tampak longsoran

Penulis: Nevrianto | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
TANAH LONGSOR- Kondisi tanah longsor beserta pepohononan menutup 1 lajur Jalan Poros Samarinda -Balikpapan, Kecamatan Samboja Kondisi kawasan KM 50 Taman Hutan Raya (Tahura) tak sampai 1 kilometer rest area Warung Panjang, Jalan Poros Samarinda- Balikpapan, Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur, Rabu(16/3/2022).Kawasan Jalan Tahura Samboja saat cuaca hujan rawan pohon tumbang dan longsor, diharapkan pengendara bermotor berhati hati melintas.TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG- Lalu lintas Jalan Poros Samarinda -Balikpapan, Kecamatan Samboja Kondisi kawasan KM 50 Taman Hutan Raya (Tahura), tak sampai 1 kilometer rest area Warung Panjang,
Jalan Poros Samarinda Balikpapan, tampak lancar, Rabu(16/3/2022).

Jika pengendara bermotor dari arah Balikpapan, hendak menuju Kota Tepian Samarinda setelah Warung Panjang ditanjakan sebelah kiri, tampak longsoran tanah menutup 1 jalur sepanjang 15 meter.

Selain longsoran tanah, pohon dan batang pohon juga turun ke jalan .

Syukurnya kondisi lalu lintas lajur jalan tetap berjalan lancar dilalui truk bermuatan, minibus, kendaraan roda dua silih berganti melintas.

Warga Kelurahan Bukit Raya Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara Sunadi sehari hari bekerja jualan sayur mengakui kawasan jalan Tahura rawan longsor.

Baca juga: Peringatan Dini BMKG, Cuaca Ekstrem Ancam Kaltim hingga Sepekan ke Depan, Waspada Banjir dan Longsor

Baca juga: TPU Rawa Makmur Palaran yang Longsor akan Diperbaiki Sementara secara Swadaya

Baca juga: Diguyur Hujan Deras selama 2 Hari, Ratusan Kuburan di TPU Palaran Samarinda Diterjang Longsor

"Kawasan Tahura kita bisa lihat sekarang rawan longsor sudah tak seperti dulu.

Kawasan hijau pepohonan hanya dipinggir jalan saja tapi setelah lingkungan hutan ada tambang batu bara,"ujarnya.

Sunadi berharap setiap warga melintas bisa lancar aktifitas sehat selalu dan longsor tak parah serta segera ditanggulangi pihak berwenang. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved