Berita Internasional Terkini
Update Perang Rusia vs Ukraina: Zelensky Minta Iron Dome Israel, Kota Mariupol Luluh Lantak
Pada update perang Rusia vs Ukraina hari ini, Selasa (22/3/2022), pihak Ukraina memintan bantuan Israel untuk melawan Rusia
TRIBUNKALTIM.CO - Ukraina nampaknya mulai kewalahan menahan serangan demi serangan dari Rusia.
Pada update perang Rusia vs Ukraina hari ini, Selasa (22/3/2022), pihak Ukraina memintan bantuan Israel untuk melawan Rusia.
Memasuki hari ke-26, perang antara Rusia dengan Ukraina belum menunjukkan adanya tanda-tanda gencatan senjata.
Bahkan, serangan dari Rusia semakin masif ke wilayah Ukraina.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meminta sistem pertahanan anti-rudal Iron Dome dari Israel.
Hari ke-26 perang Rusia Ukraina juga diwarnai dengan kota Mariupol menolak ultimatum Rusia untuk menyerah.
Baca juga: Memanas! Rusia Panggil Dubes AS karena Pernyataan Biden Penjahat Perang Terhadap Putin
Baca juga: Apa itu Rudal Hipersonik dan Mengapa Digunakan Rusia untuk Serang Ukraina
Baca juga: Rusia Blokir Instagram dan Sebut Facebook Organisasi Ekstremis, Buntut Perang dengan Ukraina
Sementara itu, pemboman di mal Kyiv menewaskan sedikitnya delapan orang, dan bangunan setinggi 10 lantai itu hancur lebur.
Berikut adalah rangkuman hari ke-26 Rusia invasi Ukraina yang dikutip dari AFP.
1. Zelensky minta Iron Dome dari Israel
Presiden Zelensky meminta Israel menyediakan beberapa teknologi pertahanan milik mereka yang mutakhir untuk Ukraina.
Zelensky secara khusus menyebutkan sistem pertahanan anti-rudal Iron Dome, yang dipujinya sebagai yang terbaik dari jenisnya di seluruh dunia.
2. Ukraina tolak ultimatum Rusia
Rusia memberi waktu bagi kota Mariupol yang terkepung sampai Senin (21/3/2022) pukul 05.00 waktu setempat untuk menyerah, seraya memperingatkan bahwa tentara Ukraina dan relawan asing yang menolak akan menghadapi pengadilan militer atau lebih buruk lagi.
Namun, Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk menolak ultimatum tersebut, dengan mengatakan kepada media lokal bahwa "tidak ada pembicaraan tentang penyerahan senjata".
Baca juga: Buntut Perang Rusia-Ukraina, Presiden Putin Kini Hadapi Ancaman Serius dari Pemerintahannya Sendiri
3. Delapan orang tewas dalam pemboman mal Kyiv
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/borhrbc.jpg)