Bermula dari Cinta Lokasi, Dony Siksa Anak Kekasih Hingga Tewas Lalu Bunuh Bidan Asal Sleman

Isak tangis keluarga korban pecah saat jenazah pegawai kesehatan asal Sleman, Sweetha Kusuma Gatra Subardiya (32) dimakamkan berdampingan dengan anak

Editor: ade mayasanto
TribunJateng.com/Iwan Arifianto
Ditreskrimum Polda Jateng saat ungkap kasus pelaku Dony Christiawan Eko Wahyudi (31) pembunuh ibu dan anak di Kota Semarang, Jumat (18/3/2022). 

TRIBUNKALTIM.CO, SLEMAN - Isak tangis keluarga korban pecah saat jenazah pegawai kesehatan asal Sleman, Sweetha Kusuma Gatra Subardiya (32) dimakamkan berdampingan dengan si buah hati, Muhammad Faeyza Alfarisqi (5), Selasa (22/3/2022) kemarin. 

Kedua korban pembunuhan tersebut dikebumikan di makam Parakan Wetan, Sendangsari, Minggir, Sleman.

Adik Sweetha, Henry Pracheshar Kharisma Subardiya duduk termenung memandangi gundukan tanah dan sesekali ia menyeka air matanya.

Ia berharap pembunuh kakaknya dihukum mati sehingga tidak ada korban lain yang mengalami hal yang sama.

"Saya harapkan bukan pembunuhan di angka 338 (Pasal 338 KUHP), tetapi kita menggunakan Pasal 340 KUHP (pembunuhan berencana)," katanya usai pemakaman.

Polisi berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan terhadap Sweetha Kusuma Gatra Subardiya, bidan asal Sleman yang mayatnya dibuang di Tol Semarang-Solo KM 425.

Jenazah Sweetha dan anaknya dikebumikan di Makam Parakan Wetan, Sendangsari, Minggir, Sleman , Selasa (22/03/2022).
Jenazah Sweetha dan anaknya dikebumikan di Makam Parakan Wetan, Sendangsari, Minggir, Sleman , Selasa (22/03/2022). (TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma)

Pelaku bernama Dony Christiawan Eko W (31).

Dony merupakan kekasih Sweetha.

Pelaku tak hanya menghabisi nyawa Sweetha saja, namun juga anak Sweetha.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh kepolisian, motif pelaku menghabisi nyawa Sweetha dan anaknya adalah cemburu serta kenakalan anak korban.

Penangkapan pelaku ini dilakukan oleh tim Resmob Polda Jateng di wilayah Semarang.

Pelaku warga Dusun Sumber Girang RT 1 RW 2,Sumber Girang, Lasem, Kabupaten Rembang.

"Iya, pelaku beralibi modusnya mau ikut membuat laporan kehilangan korban. Ketika di depan kantor Polda Jateng kami tangkap," terang Direskrimum Polda Jateng Kombes Djuhandani Rahardjo Puro saat ungkap kasus, Jumat (18/3/2022) dikutip Tribunjogja.com dari Tribunjateng.com.

Menurut Rahardjo, pelaku adalah pekerja nakes di sebuah rumah sakit di Kota Semarang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved