Ekonomi dan Bisnis

Jelang Ramadhan 2022, Cabai dan Bawang Merah Melimpah, KTNA Ingatkan tak Perlu Impor

Ketersediaan bawang merah di pasaran bakal tersedia secara melimpah. Sehingga kondisi bawang dan cabai untuk menghadapi puasa

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Pedagang menjual cabai. Menjelang bulan ramadhan 2022, pasokan cabai melimpah, KTNA ingatkan tidak perlu melakukan impor cabai dan bawang merah. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Ketersediaan bawang merah di pasaran bakal tersedia secara melimpah. Sehingga kondisi bawang dan cabai untuk menghadapi puasa dan lebaran dalam kondisi aman dan terkendali.

Guru Besar IPB, Profesor Edi Santosa meyakini hal semacam ini bisa terjadi dikarenakan para petani di sejumlah sentra sedang melakukan panen raya.

"Yang penting jangan ada berpikir impor karena ketersediaan bawang pasti dalam kondisi aman," ungkap Edi, Kamis, (24/3/2022).

“Terlebih saat ini para petani di beberapa daerah sedang melakukan panen raya,” sambungnya.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Harga Cabai Melonjak di Samarinda, Kenaikan Capai Rp 15 Ribu

Baca juga: Hujan di Sulawesi Selatan jadi Alasan, Harga Cabai Samarinda Meroket Naik Jelang Ramadhan 2022

Baca juga: Susul Kenaikan Cabai, Harga Bawang Merah dan Putih di Bontang Naik Drastis Jelang Ramadhan

Menurut Edi, harga bawang merah pada saat bulan ramadan akan turun signifikan.

Begitu juga dengan cabai yang ketersediaannya melimpah dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Jadi masyarakat tidak perlu khawatir karena kondisinya bisa memenuhi kebutuhan selama puasa dan lebaran," katanya.

Ketua Kelompok Tani dan Nelayan Andalan ( KTNA), Yadi Sofyan Noor meyakini ketersediaan bawang merah bakal meningkat tajam, seiring panen raya yang digelar petani di daerah.

"Tidak boleh berpikir impor atau berpikir lain-lain. Terutama yang menyurutkan semangat petani dalam berproduksi. Kita harus dukung mereka karena produksinya meningkat," katanya.

Baca juga: Petani Tarakan Kembangkan Bibit Bawang Merah Brebes di Juata Permai, Panen Perdana Hasilkan 9,4 Ton

Ketua Asosiasi Champion Cabai dan Bawang Nasional, Tunov Mondro Atmojo mengatakan panen raya masih berlangsung baik di Jawa Tengah, Jawa Timur dan daerah lainya.

Sehingga untuk ketersediaan cabai dan harga di sejumlah sentra dipastikan dalam kondisi aman dan masyarakat tidak perlu ada kekhawatiran.

"Untuk puncak panen akan jatuh di bulan puasa sampai habis lebaran mendatang. Yang penting ketersediaannya aman," katanya.

Meski demikian, Tunov menyayangkan adanya pemberitaan harga cabai yang masih berkisar di Rp 70 ribu. Padahal harga cabai saat di lingkaran petani sudah turun sampai Rp 28 ribu.

"Kami berharap masyarakat mendapat informasi bahwa harga cabai saat ini Rp 28 ribu bukan Rp 70 ribu seperti yang setiap hari diberitakan," ujar Tunov. (jhs)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tRibunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Stok Bawang Merah dan Cabai Melimpah Jelang Ramadan, Pemerintah Diminta Tidak Perlu Impor

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved