Berita Nasional Terkini
Dokter Terawan Diberhentikan dari IDI, Alasan Dipecat hingga Kontroversi Eks Menteri Kesehatan
Dokter Terawan diberhentikan dari Ikatan Dokter Indonesia ( IDI ). Alasan pemecatan hingga daftar kontroversi mantan Menteri Kesehatan RI
TRIBUNKALTIM.CO - Nama dokter Terawan Agus Putranto jadi perhatian hari ini, Sabtu 26 Maret 2022.
Nama dokter Terawan masuk deretan pencarian Google dan trending topic Twitter Indonesia.
Kabar yang beredar, dr Terawan yang mantan Menteri Kesehatan ini dipecat dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia ( IDI ).
Keputusan pemberhentian dr Terawan dari IDI ini merupakan rekomendasi dari Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Ikatan Dokter Indonesia ( MKEK IDI ).
Sebelum kabar pemecatan dr Terawan, nama mantan Menteri Kesehatan sudah kerap mengundang kontroversi.
Termasuk konflik antara dr Terawan dengan IDI.
Lalu apa alasan pemberhentian dr Terawan?
Simak juga daftar kontoversi Menteri Kesehatan sebelum Budi Gunadi Sadikin ini.
Baca juga: Terbaru! 5 Fakta Dokter Terawan Dipecat dari IDI, Terkuak Penyebab dan Kontroversi Terapi Cuci Otak
Kabar pemberhentian dr Terawan ini diterima redaksi Tribunnews.com (grup TribunKaltim.co) melalui surat edaran dengan kop Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) Pusat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) .
Surat tersebut berisi tentang Penyampaian Hasil Keputusan MKEK Tentang Dr. Terawan AGus Putranto, Sp. Rad..
Surat tertanggal Jakarta, 8 Februari 2022 bernomor 0280/PB/MKEK/02/2022, ditujukan kepada Ketua Umum PB IDI berisi mengenai hasil keputusan MKEK setelah Rapat Pleno MKEK Pusat IDI pada 8 Februari 2022.
Dikutip TribunKaltim.co dari Tribunnews.com di artikel yang berjudul 5 Alasan Terawan Dipecat dari IDI, Dinilai Tak Beritikad Baik Sepanjang 2018-2022, rapat tersebut mempertimbangkan Rapat Koordinasi MKEK Pusat IDI bersama MKEK IDI Wilayah dan Dewan Etik Perhimpunan pada 29-30 Januari 2022, khususnya pada sesi Dr Terawan.
Di poin kedua, MKEK Pusat IDI meminta kepada Ketua PB IDI segera melakukan penegakan keputusan MKEK berupa pemecatan tetap sebagai anggota IDI.
Tertulis di dalamnya, hal itu dikarenakan Dr. Terawan dinilai melakukan pelanggaran etik berat (serious ethical misconduct) serta tidak melakukan itikad baik sepanjang 2018-2022.
Sementara, Tribunnews.com merangkum isi edaran sedikitnya lima poin alasan Dr Terawan dipecat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/dokter-terawan-diberhentikan-dari-idi-alasan-dipecat-hingga-kontroversi-eks-menteri-kesehatan.jpg)