Berita Balikpapan Terkini
Balikpapan Dog Lovers Community dan Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Seminar Kesehatan Anjing
Bagi sebagian orang, hewan peliharaan merupakan keluarga yang disayangi dan dilindungi. Macam-macam tingkah hewan dapat membuat siapapun tersenyum
Penulis: Amelia Mutia Rachmah | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Bagi sebagian orang, hewan peliharaan merupakan keluarga yang disayangi dan dilindungi. Macam-macam tingkah hewan dapat membuat siapapun tersenyum.
Tidak heran jika banyak pecinta hewan merasa sedih jika melihat hewan tersakiti dan terlantar hanya karena keegoisan dan ketidaktahuan manusia.
Maka dari itu Balikpapan Dog Lovers Community (BDL) bekerjasama dengan Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan untuk mengadakan Seminar Kesehatan Pada Anjing.
Seminar ini diadakan di Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan yang berlokasi di Jalan Marsma Iswahyudi, Gunung Bahagia, Balikpapan dengan tema "Mencegah dan Memahami Parasit Pada Anjing"
Acara seminar tersebut mendatangkan perwakilan dari kepala dinas pangan pertanian dan perikanan, drh Bisri dan pembicara Dokter Hewan, Drh Ayu Widya P dan Drh Nina Sutrisno.
Baca juga: Mengenal Balikpapan Dog Lovers, Rajin Edukasi soal Kesehatan Hewan Peliharaan
Baca juga: MEMELIHARA Kucing dan Lainnya Tak Sembarangan, Inilah Hak dan Kewajiban Terhadap Hewan Peliharaan
Baca juga: Bagi Traveler yang Ingin Membawa Hewan Peliharaan Masuk ke Pesawat, Berikut ini Aturannya
Seminar dibuka dengan kata sambutan oleh Ketua DBL, Varid dan kata sambutan oleh perwakilan Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan.
Di Balikpapan ini masih banyak hewan terutama anjing yang mengalami kematian akibat parasit atau virus lainnya, pemberian vaksin merupakan salah satu solusi agar anjing kesayangan terhindar dari penyakit tersebut.
Drh Ayu Widya, mengatakan penyakit parasit cukup memprihatinkan, vaksin bermanfaat untuk mencegah hal tersebut ada tujuh vaksin yang dibutuhkan anjing menjaga kesehatan anjing
Vaksin dapat diberikan di usia 3 sampai 12 bulan untuk mencegah penyakit seperti Parvovirus penyakit gangguan saluran pencernaan, hepatitis, Coronavirus, Leptospirosis yaitu penyakit yang disebabkan oleh feses tikus yang tercampur oleh makanan anjing.
Lalu anjing dapat melanjutkan ke vaksin selanjutnya, untuk mencegah sama seperti vaksin pertama hanya saja ditambah dengan Bordotella atau batuk dalam jangka waktu lama.
"Lalu setelah umur anjing menginjak setahun, dapat diberikan vaksin rabies" papar Drh. Ayu.
Baca juga: Menjadi Hewan Peliharaan yang Terpopuler, Ini Mitos-mitos Kucing Hitam di Berbagai Negara
Ketua Panitia seminar, Cristian Ade memaparkan bahwa pada acara seminar kesehatan kemarin difokuskan pada masalah parasit pada anjing mulai dari cacing, kutu , dan parasit lainnya sehingga para owner dari anabul ini mengerti dan memahami parasit yang ada pada anabul mereka.
Sementara Ketua DBL, Varid memaparkan ia masih sering melihat owner hewan yg belum memperhatikan vaksin untuk Anabulnya padahal vaksin ini untuk mencegah penyakit pada hewan dan juga penyakit yg bisa menular dari hewan ke manusia.
"Saran saya bagi teman2 yg pelihara anabul kucing dan anjing, tetap selalu memperhatikan vaksin pada mereka yg di berikan setiap 1 tahun sekali, juga tetap menjaga kebersihan peliharaan agar terhindar dari penyakit2, itu ilmu yang kami dapat dari seminar ini" kata Varid.
Rencananya Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan akan mengadakan vaksin rabies gratis pada hewan peliharaan yang akan dilaksanakan September mendatang.
Baca juga: Beredar Kabar Hewan Peliharaan Bisa Tularkan Virus Corona, Dokter Spesialis Ungkap yang Sebenarnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/seminar-kesehatan-pada-anjing-digelar-balikpapan-dog-lovers-bersama-dinas-pangan.jpg)