Ramadhan

1 Ramadhan 1443 H Tanggal 2 atau 3 April? Pantau Hasil Sidang Isbat Kemenag di Link Live Streaming

Hasil Sidang Isbat 1 Ramadhan 1443 akan disampaikan oleh Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) pada Jumat (1/4/2022) petang ini.

Editor: Ikbal Nurkarim
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Pantauan hilal di Kanwil Agama DKI Jakarta, Kamis (23/4/2020). Hasil Sidang Isbat 1 Ramadhan 1443 akan disampaikan oleh Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) pada Jumat (1/4/2022) petang ini. 

TRIBUNKALTIM.CO - 1 Ramadhan 1443 H tanggal 2 atau 3 April? pantau hasil sidang Isbat Kemenag di link live streaming dalam artikel ini.

Sidang Isbat penetapan 1 Ramadhan 1443 H akan disiarkan secara live streaming.

Hasil Sidang Isbat 1 Ramadhan 1443 akan disampaikan oleh Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) pada Jumat (1/4/2022) petang ini.

Merujuk tahun-tahun sebelumnya, hasil Sidang Isbat akan diumumkan selepas Magrib atau menjelang Isya.

Melalui sidang Isbat, pemerintah akan memutuskan apakah puasa dimulai Sabtu, 2 April 2022 atau Minggu, 3 April 2022.

Baca juga: Jadwal Pemantauan Hilal Ramadhan 2022 di Penajam Paser Utara, Lokasinya di Kelurahan Lawe-lawe

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Kota Palembang 1-20 Ramadhan 1443 H/2022, Lengkap Waktu Salat dan Buka Puasa

Baca juga: 9 Adab Ziarah Kubur dan Doa Saat Ziarah Kubur Menjelang Ramadhan, Bahasa Arab, Lain dan Artinya

Dikutip dari laman resmi Kemenag, Jumat (1/4/2022), Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, Adib mengakui adanya potensi awal Ramadhan yang berbeda.

Oleh karena itu, Adib meminta masyarakat menunggu hasil Sidang Isbat.

“Kita tunggu hasil Sidang Isbat,” tegas Adib di Jakarta, Kamis (31/3/2022).

Potensi perbedaan ini lantaran Muhammadiyah sudah menetapkan awal Ramadhan jatuh pada Sabtu, 2 April 2022.

Terkait perbedaan, Adib mengaku bahwa potensi itu ada saja.

Sebelumnya, pernah juga terjadi perbedaan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah.

Hal itu bisa terjadi karena adanya perbedaan metode penetapan.

Ada yang menggunakan metode Hisab Wujudul Hilal, ada yang menggunakan Imkanur-Rukyat.

“Jika pun ada beda awal Ramadan, sudah semestinya kita mengedepankan sikap saling menghormati agar tidak mengurangi kekhusyu’an dalam menjalani ibadah puasa,” pesannya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved